News

Di Hadapan Kader SOKSI Sulut, Ahmadi Noor Supit Ingatkan Soal Doktrin Karya Kekaryaan


Di Hadapan Kader SOKSI Sulut, Ahmadi Noor Supit Ingatkan Soal Doktrin Karya Kekaryaan
Ketua Umum Depinas SOKSI, Ahmadi Noor Supit dalam pembukaan Musda Depidar XVII SOKSI Provinsi Sulawesi Utara di Hotel Grand Puri, Kota Manado, Selasa (17/11/2020). (AKURAT.CO/Melly Kartika Adelia)

AKURAT.CO, Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) XVII SOKSI Provinsi Sulawesi Utara menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di Hotel Grand Puri, Kota Manado, Selasa (17/11/2020).

Dalam sambutan pembukaannya, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DEPINAS) SOKSI, Ahmadi Noor Supit mengingatkan bahwa SOKSI adalah organisasi yang menghimpun orang-orang yang siap bekerja dan berkarya, hal itulah yang kemudian dicanangkan sebagai doktrin Karya Kekaryaan Partai Golkar. 

"Karya kekaryaan itu adalah ciri khas SOKSI. Yang kemudian menjadi ikon dan doktrin partai Golkar, itu dari SOKSI," ujarnya, seperti dikutip dari SOKSINEWS.COM

"Sebab, SOKSI tidak menghimpun orang-orang yang menjadi beban negara. SOKSI menghimpun orang yang mau bekerja dan berkarya untuk bangsa dan negara," tegasnya. 

Selain itu, dia juga menegaskan bahwa SOKSI akan mengurangi kaderisasi yang bersifat transaksional. Pembentukan kader di SOKSI, jelasnya, hanya akan melalui pendidikan kader bangsa secara baik dan benar. 

"Kita akan siapkan kader bangsa dengan pelatihan yang benar. Juga mereka yang akan didukung oleh para konstituen yang betul-betul loyal. Karena menurut saya, belum menjadi politisi seseorang, kalau dia tidak didukung oleh rakyat atau konstituennya," tukasnya.

Musda kali ini dihadiri oleh jajaran petinggi Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) SOKSI, yaitu Ketua Umum Ahmadi Noor Supit, Bendahara Umum Robert J Kardinal, Ketua Harian AA Bagus Adhi Mahendra Putra, Wakil Ketua Umum yang juga Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, dan juga Ketua Dewan Pembina Bobby Suhardiman.

Musda SOKSI Sulut mengangkat tema "Melalui Konsolidasi Kita Tingkatkan Soliditas untuk Kemenangan Partai Golkar pada Pileg dan Pilpres 2024."[]