Ekonomi

Di depan DPR, BRI Ngaku Porsi Kredit Perbankan untuk UMKM Capai 80,21 Persen

Porsi kredit perbankan BRI untuk UMKM telah mencapai 80,21% pada kuartal-I tahun 2021


Di depan DPR, BRI Ngaku Porsi Kredit Perbankan untuk UMKM Capai 80,21 Persen
Direktur Utama BRI, Sunarso (DOKUMEN)

AKURAT.CO  Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI) Sunarso mengatakan saat ini porsi kredit perbankan BRI untuk UMKM telah mencapai 80,21% pada kuartal-I tahun 2021.

Menurutnya hal itu sudah sejalan dengan tujuan bank BRI sebagai penyalur utama kredit UMKM, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi karena pandemi Covid-19.

"Kita dari dulu sulit sekali mencapai 80% dan sekarang kita jaga bawa porsi kredit terhadap UMKM itu 80,12%,” kata Sunarso dalam RDP bersama Komisi XI DPR RI, Selasa (15/6/2021).

Ia mencatat kredit UMKM BRI mengalami peningkatan dari sebelumnya yakni 77% pada kuartal I-2020.

Sunarso juga menyebut akumulasi kredit yang direstrukturisasi BRI sampai dengan April 2021 sebesar Rp227 triliun, dengan sisa outstanding sebesar Rp185,29 triliun atau turun Rp41,7 triliun.

"Kontribusi terbesar dari penurunan Rp41,7 triliun berasal dari pembayaran oleh nasabah sebesar Rp38 triliun. Sedangkan hapus buku hanya sebesar Rp771 miliar," ucapnya.

Selain itu, BRI juga telah mencadangkan total Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) sebesar Rp73,11 triliun dengan NPL Coverage 251,39% (Rp 27 triliun).

Sisa CKPN sebesar Rp44 triliun tersebut dicadangkan untuk mencukupi  loan at risk sebesar Rp256,62 triliun. Sedangkan probability of default sebesar 15%, sehingga pencadangan BRI sudah mencukupi.

Kemudian untuk restrukturisasi pandemi Covid-19, BRI telah mencadangkan Rp21,48 triliun di April 2021 atau naik Rp7,9 triliun dari akhir tahun 2020.