News

Dewas KPK Terima 238 Aduan, 77 Terkait Pelanggaran Etik Pimpinan

Dewas menyatakan laporan pengaduan yang diterima tersebut juga dapat menjadi bahan pengawasan


Dewas KPK Terima 238 Aduan, 77 Terkait Pelanggaran Etik Pimpinan
Anggota Dewas KPK Albertina Ho (Akurat.co/Screencapture)

AKURAT.CO, Sebanyak 238 surat aduan diterima Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) sepanjang 2021 atas pelaksanaan tugas dan wewenang KPK.

Anggota Dewas KPK Indriyanto Seno Adji merinci 52 laporan telah selesai diproses.

"Dari 238 pengaduan itu bahwa 52 laporan itu bisa diselesaikan prosesnya oleh Dewas, dalam pemahaman kami sudah memberikan jawaban-jawaban kepada pelapor," ucap Indriyanto saat jumpa pers "Hasil Kinerja Dewan Pengawas KPK Tahun 2021" di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi (ACLC) KPK, Jakarta, Selasa (18/1/2022).

baca juga:

Kemudian, 42 laporan diteruskan ke unit kerja terkait di KPK. Selanjutnya, 143 laporan diarsipkan atau dimasukkan ke dalam file.

"Terus 143 laporan biasanya karena sudah jelas, tegas, dan sudah ada implementasi yang dilakukan oleh Dewas, itu kami arsipkan kami masukkan dalam file," kata Indriyanto.

Dewas menyatakan laporan pengaduan yang diterima tersebut juga dapat menjadi bahan pengawasan bagi Dewas dalam rapat pelaksanaan koordinasi pengawasan tugas dan wewenang KPK.

Sementara itu, Anggota Dewas KPK Albertina Ho menambahkan, dari ratusan aduan itu, 77 laporan terkait dugaan pelanggaran etik dan kode perilaku insan KPK.

"Dari 77 terdapat 38 laporan pengaduan teridentifikasi menjadi 33 dugaan pelanggaran kode etik dan kode perilaku," kata Albertina.

Menurut Albertina, sebanyak 25 dari 33 dugaan pelanggaran etik telah selesai ditindaklanjuti. Sedangkan delapan dugaan pelanggaran etik lainnya masih berproses di Dewas KPK.

Lebih lanjut, Albertina menerangkan, berdasarkan hasil klarifikasi dan pemeriksaan awal, sebanyak tujuh dugaan pelanggaran etik dinyatakan cukup bukti dan dilanjutkan ke persidangan etik.

Sementara 18 dugaan pelanggaran etik lainnya dinyatakan tidak cukup bukti untuk dilanjutkan ke persidangan etik.

"Sebanyak 39 surat/laporan lainnya bersifat informasi ataupun konsultasi mengenai kode etik dan kode perilaku telah selesai ditindaklanjuti 100 persen," kata Albertina.

Menurutnya, salah satu dugaan pelanggaran kode etik dan perilaku KPK yang cukup menarik perhatian masyarakat adalah terkait dengan pelaksanaan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam rangka alih status Pegawai KPK menjadi ASN.

Terkait laporan tersebut, kata dia, Dewan Pengawas KPK telah melaksanakan pemeriksaan terhadap lima terlapor dan 11 saksi yang terdiri dari tiga pelapor, tiga struktural KPK, dan lima pihak eskternal.

Dalam melakukan pemeriksaan tersebut, lanjutnya, Dewan Pengawas KPK membatasi hanya tentang dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku sebagaimana yang dilaporkan dari sisi etik dan tidak meliputi substansi serta legalitas Perkom Nomor 01 Tahun 2021. []