News

Dewas Beri Pengakuan KPK Serius Buru Harun Masiku

Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut telah mengeluarkan izin penggeledahan di beberapa titik untuk mencari buronan Harun Masiku.


Dewas Beri Pengakuan KPK Serius Buru Harun Masiku
Lima jajaran Dewan Pengawas KPK  Artidjo Alkostar, Albertina Ho, Tumpak Hatorangan Panggabean, Syamsuddin Haris, dan Harjono di Gedung KPK lama, Kuningan, Jakarta Selatan (AKURAT.CO/Oktaviani)

AKURAT.CO, Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut telah mengeluarkan izin penggeledahan di beberapa titik untuk mencari buronan Harun Masiku. Namun, pencarian tersebut masih nihil.

"Itu bisa kami tahu dari waktu kami memberikan izin, izin penggeledahan dari situ kami melihat bahwa KPK ya serius untuk melakukan pencarian itu," kata Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi (ACLC) KPK, Jakarta, Selasa (18/1/2022).

Tumpak mengatakan jika KPK serius memburu Harun Masiku. Bahkan Dewas selalu menanyakan kepada pimpinan KPK soal kendala dalam pencarian Harun Masiku.

baca juga:

"Sudah kami lakukan sejak tahun 2020 awal bahkan, jadi kami selalu menanyakan itu, kenapa, di mana kendalanya," kata dia.

Tumpak mengatakan, KPK belum mendapatkan informasi yang tepat soal keberadaan Harun Masiku. Kendati demikian, ia memastikan KPK tetap bekerja untuk mencari Harun Masiku.

"Belum mendapatkan satu informasi yang tepat di mana dia berada tetapi kalau dia (KPK) lakukan kegiatan itu kami tahu, jadi bukan bohong. Dari mana tahu? Mereka minta izin dulunya sama kami dalam melakukan penggeledahan-penggeledahan dari rumah ke rumah. Kami tahu kan," ujar Tumpak.

KPK sendiri mengklaim hingga kini masih melakukan pencarian terhadap Harun Masiku. KPK mengaku telah bekerjasama dengan aparat penegak hukum lainnya. 

"Terkait pencarian buron DPO TPK, KPK yang telah bekerjasama dengan berbagai pihak baik di dalam maupun luar negeri yang mempunyai otoritas dan kewenangan dalam pencarian DPO, tentu ini kami lakukan sebagai upaya serius KPK untuk mencarinya," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada awak media, Selasa (28/12/2021).

Pernyataan Ali di atas menjawab kritik Indonesia Corruption Watch (ICW) yang menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak serius menangkap buronan Harun Masiku. Sebab mantan caleg PDI Perjuangan (PDIP) itu sudah lebih dari 700 hari buron sejak ditetapkan sebagai tersangka. 

"Kami antar-APH (aparat penegak hukum) solid untuk saling bahu-membahu dalam pemberantasan korupsi agar tugas-tugas pemberantasan korupsi manfaatnya dapat secara nyata dirasakan oleh masyarakat luas," tambah Ali. []