News

Dewan Pers Minta Media Bekerja Profesional Di Semua Tahapan Pemilu 

Dewan Pers Minta Media Bekerja Profesional Di Semua Tahapan Pemilu 
Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu dalam Dialog Publik bertema "Menampik Berita Bohong, Ujaran Kebencian, Politik Identitas, Polarisasi Politik dan Sara pada Pemilu 2024" di Jakarta, Kamis (26/1/2023). (AKURAT.CO/Hawa E. Azhar)

AKURAT.CO Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu mengaku memiliki kepercayaan yang luar biasa untuk mewujudkan kemerdekaan pers dalam konteks penyelenggaraan Pemilu 2024. 

Ninik berharap media dapat terbiasa bekerja secara profesional dengan berpedoman pada kode etik jurnalistik. 

"Dalam konteks penyelenggaraan pemilu tentu mengupayakan semaksimal mungkin agar media atau jurnalis dapat terbiasa bekerja secara profesional dengan berpedoman pada kode etik jurnalistik dan jangan lupa berpedoman juga pada pemberitaan yang berspektif pada keberagaman," kata Ninik dalam Dialog Publik yang bertema "Menampik Berita Bohong, Ujaran Kebencian, Politik Identitas, Polarisasi Politik dan Sara pada Pemilu 2024" di Jakarta, Kamis (26/1/2023). 

baca juga:

Ninik juga berharap para jurnalis dapat menjalankan profesinya secara kredibel. Sebab, media-media mainstrem masih digunakan sebagai rujukan oleh masyarakat luas. 

"Dalam konteks pemilu ini kami minta media memberikan informasi publik secara utuh dengan informasi yang berimbang, agar tidak mengadopsi informasi yang disinformasi atau misinformasi," ujarnya. 

Tak hanya itu, Ninik juga mengajak berbagai lembaga penyelenggara pemilu baik KPU, Bawaslu, maupun KPI untuk menyukseskan penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil dan aman secara bersama-sama. []