News

Dewan Pengawas Terima Laporan Dugaan Pemerasan terhadap Walikota Tanjung Balai Oleh Penyidik KPK

Kasus ini harus segera ditindaklanjuti


Dewan Pengawas Terima Laporan Dugaan Pemerasan terhadap Walikota Tanjung Balai Oleh Penyidik KPK
Ilustrasi - Penjara (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO, Ketua Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK), Tumpak Hatarongan Panggabean, sudah menerima laporan dugaan oknum penyidik KPK yang meminta uang hampir Rp1,5 miliar kepada Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial. 

Tumpak mengatakan laporan tersebut diterima pihaknya baru secara lisan.

"Laporan resmi belum diterima, tetapi informasi lisan sudah disampaikan," ujar Tumpak saat dikonfirmasi, Rabu (21/4/2021).

Saat ditanya lebih jauh soal laporan tersebut, Tumpak justru tidak merespons.

Sejalan dengan hal ini, Ketua KPK Firli Bahuri saat dikonfirmasi terpisah menuturkan pihaknya akan mengklarifikasi kebenaran info tersebut.

"Saya akan cek dan dalami info tersebut," tegas Firli.

Sebelumnya, beredar informasi dugaan penyidik KPK memeras Wali Kota Tanjungbalai muncul dalam berita Tempo. Disinyalir ada oknum penyidik yang minta duit hampir Rp1,5 miliar memberikan iming-iming bakal menghentikan kasus Syahrial. 

Sejauh ini lembaga antirasuah telah mengumumkan sedang menyidik kasus dugaan suap terkait lelang atau mutasi jabatan di Pemerintah Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, 2019.

Pelaksana tugas Juru Bicara bidang Penindakan KPK Ali Fikri, mengatakan pihaknya telah mengantongi dua bukti permulaan yang cukup untuk menentukan status tersangka terhadap pihak terkait.

Namun, konstruksi perkara dan para pihak yang ditetapkan sebagai tersangka belum dapat disampaikan. 

Hal ini sesuai dengan kebijakan Pimpinan KPK periode 2019-2023 yang baru mengumumkan tersangka saat penahanan atau upaya tangkap paksa. 

"Tim penyidik KPK masih akan terus melakukan pengumpulan alat bukti untuk melengkapi berkas perkara," ucap Ali.[]

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu