Olahraga

Desember: Batalnya Piala Dunia U-20 dan Hamilton Positif COVID-19

Pada pekan terakhir Desember 2020, FIFA resmi membatalkan Piala Dunia U-20 2021 yang sedianya digelar di Indonesia.


Desember: Batalnya Piala Dunia U-20 dan Hamilton Positif COVID-19
Stadion Manahan, Solo, akan menjadi salah satu venue Piala Dunia U-20 yang akan digelar di Indonesia. (ANTARA/Maulana Surya)

AKURAT.CO, Sebagai bulan terakhir pada 2020, Desember diharapkan sebagai penutup tahun menuju kemungkinan baru terhadap harapan meredanya pandemi virus corona (COVID-19). Namun, di dunia olahraga, pandemi justru memberikan sejumlah guncangan berarti.

Awal Desember ditandai dengan kabar bahwa juara dunia Formula One (F1) musim terbaru, Lewis Hamilton, terpapar COVID-19. Hamilton menjadi pembalap F1 ketiga yang harus menghadapi virus tersebut setelah Sergio Perez dan Lance Stroll.

Sebagai dampaknya, pembalap asal Inggris tersebut mesti absen di Grand Prix Sakhir di Bahrain pada 6 Desember. Namun, setelah menjalani pemulihan, Hamilton bisa menutup musim dengan tetap membalap di seri terakhir di Abu Dhabi, Uni Meirat Arab pada 13 Desember.

Pada awal Desember juga, polemik kepindahan pemain Tim Nasional Indonesia U-19, Bagus Kahfi, ke klub Belanda, FC Utrecht, akhirnya tuntas. Setelah sempat berpolemik, klub pemilik Bagus, Barito Putera, memutuskan untuk melepas pemain dengan posisi penyerang tersebut ke Utrecht secara gratis.

Di London, Inggris, Desember ditandai dengan pertarungan tinju kelas berat yang bisa disebut paling bergengsi sejak pandemi menyeruak ke seluruh dunia pada Maret silam. Ya, juara dunia empat gelar, Anthony Joshua, bertanding menghadapi lawan asal Bulgaria, Kubrat Pulev.

Bertarung di SSE Arena, Joshua mengalahkan Pulev dalam pertarungan sembilan ronde dengan kemenangan KO. Kemenangan ini juga membuka spekulasi kemungkinan terwujudnya laga impian publik Inggris yang memperebutkan seluruh gelar antara Joshua dan juara dunia WBC, Tyson Fury.

Dari tanah air, publik harus menahan diri untuk menyaksikan Piala Dunia U-20 yang bakal digelar di Indonesia karena FIFA menyatakan bahwa pesta sepakbola junior terbesar di dunia tersebut diundur ke 2023. Dengan catatan, Indonesia masih tetap akan mendapatkan haknya sebagai penyelenggara.

PSSI sendiri menerima dan memaklumi keputusan yang diambil FIFA mengingat situasi pandemi COVID-19. Namun, muncul pertanyaan tentang nasib Tim Nasional Indonesia U-19 yang disiapkan untuk mewakili Indonesia di Piala Dunia dan sudah diprogramkan dengan biaya dari negara.

Garuda Muda–julukan Timnas U-19–akhirnya tetap melakukan program yang sudah disusun sebelumnya seperti menjalani pemusatan latihan yang digelar di Salou, Spanyol. Mereka berangkat ke Spanyol pada 26 Desember dan akan bertahan di negara itu untuk berlatih serta melakukan sejumlah uji coba sampai 31 Januari 2021.[]