News

Deretan Kontroversi Holywings

Holywings juga pernah dilarang beroperasi karena melanggar peraturan yang ditetapkan dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)


Deretan Kontroversi Holywings
Holywings (Instagram/@holywingsindonesia)

AKURAT.CO, Nama kafe Holywings kembali ramai diperbincangkan dalam beberapa hari terakhir. Pasalnya, promo yang dikeluarkan oleh restoran tersebut menuai kontroversi masyarakat sebab dinilai menistakan agama.

Rupanya, Holywings bukan hanya sekali ini saja menuai kontroversi. Sebelumnya, Holywings juga pernah dilarang beroperasi karena melanggar peraturan yang ditetapkan dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) beberapa waktu lalu.

Berikut ini beberapa kontroversi yang melibatkan Holywings sebagaimana dirangkum oleh AKURAT.CO.

baca juga:

1. Berkali-kali Melanggar PPKM

Pada awal September 2021, publik dikejutkan oleh video razia protokol kesehatan yang terjadi di Holywings Tavern, Kemang, Jakarta Selatan dan Holywings Tebet.

Akibatnya, Satpol PP DKI Jakarta pun akhirnya menutup restoran Holywings Tavern tersebut, lantaran terbukti menimbulkan kerumuman dan melanggar PPKM Level 3. Sementara, Holywings di Tebet masih diperbolehkan untuk buka.

Hal serupa juga terjadi di Holywings cabang Bogor. Akibatnya, Walikota Bogor Bima Arya mengenakan sanksi administratif terhadap Holywings Bogor karena melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga.

Holywings cabang Bogor diberi sanksi administratif sebesar Rp1 juta, oleh Bima Arya karena nekat menampung terlalu banyak pelanggan sehingga melampaui kapasitas yang ditentukan saat PPKM Level 3 berlangsung.

2. Dapat Peringatan dari Walikota Bogor 

Sebelumnya, pada Januari 2022 lalu Walikota Bogor Bima Arya mengunjungi lokasi pembangunan kafe dan resto Holywings yang akan dibuka di Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor. Saat itu, tampak pembangunan Holywings Bogor ini sudah mencapai sekitar 90 persen.

Dalam kunjungannya itu, Bima Arya menemukan minuman beralkohol lebih dari 5 persen.

Oleh karena itu, Bima Arya mengancam tidak akan memberikan izin operasional kepada Holywings di Kota Bogor jika menjual minuman beralkohol lebih dari 5 persen.

3. Promo Gratis Minuman Alkohol untuk Pemilik Nama Muhammad dan Maria

Pada 23 Juni 2022, Holywings Indonesia sebagai usaha restoran, kelab malam, dan bar, membuat promosi minuman alkohol gratis bagi pengunjung yang memiliki nama Muhammad dan Maria.

Mereka yang bernama tersebut bisa mendapatkan satu botol minuman alkohol gratis tiap Kamis. Syaratnya, membawa kartu identitas dan tidak berlaku untuk dibawa pulang atau promo hanya berlaku minum di tempat.

Promo itu diunggah dalam insta story Instagram @holywingsbar. Namun, unggahan tersebut menjadi viral dan mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Kemudian, pada 24 Juni 2022, Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan enam orang staf Holywings sebagai tersangka kasus promo tersebut.

Enam orang berinisial EJD (27), NDP (36), DAD (27), AAB (25), AAM (25), EA (22) yang berperan sebagai direktur kreatif, desain grafis, admin tim hingga pengunggah konten ke media sosial tersebut terancam hukuman pidana 10 tahun penjara.

Atas perbuatannya, para tersangka akan dikenakan Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 UU RI No 1 Tahun 1946 dan atau Pasal 156 atau Pasal 156 a KUHP serta Pasal 28 Ayat 2 UU RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.[]