News

Deolipa Yumara Resmi Gugat Bharada E dan Kabareskrim ke PN Jaksel

Deolipa Yumara melayangkan gugatan itu usai surat kuasanya dicabut oleh Bharada E 

Deolipa Yumara Resmi Gugat Bharada E dan  Kabareskrim ke PN Jaksel
Eks pengacara Bhayangkara Dua Richard Elizer (Bharada E) Muhammad Burhanuddin dan Deolipa Yumara resmi mengugat Bharada E hingga Kabareskrim ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.  (AKURAT.CO/Anisha Aprilia)

AKURAT.CO, Eks pengacara Bhayangkara Dua Richard Elizer (Bharada E) Muhammad Burhanuddin dan Deolipa Yumara resmi menggugat Bharada E hingga Kabareskrim ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. 

Gugatan itu dilayangkan usai surat kuasanya dicabut oleh Bhayangkara dua Richard Elizer (Bharada E). "Hari ini kami sudah memasukkan, gugatan perbuatan melawan hukum, dari Pengacara Merah Putih," kata Deolipa di PN Jaksel, Senin (16/8/2022). 

Dalam gugatan ini terdapat tiga tergugat yang diajukan ke PN Jakarta Selatan. 

baca juga:

"Tergugat 1, Richard Eliezer Pudihang Lumiu; tergugat 2, Ronny Talapessy yaitu pengacara yang mengaku sebagai pengacara barunya Richard Eliezer; dan tergugat 3 Kabareskrim," papar Deolipa.

"Menghukum tergugat 1, tergugat 2 dan tergugat 3 secara tanggung renteng untuk membayar biaya fee pengacara kepada para penggugat sebesar Rp 15 miliar," sambungnya. 

Berikut tuntutan gugatan yang dibacakan Deolipa di PN Jakarta Selatan:

  1. Mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya
  2. Menyatakan surat pencabutan surat kuasa tertanggal 10 Agustus 2022 atas nama Richard Eliezer Pudihang Lumiu tergugat 1, pencabutan kuasa tersebut terhadap kami adalah batal demi hukum
  3. Menyatakan perbuatan tergugat 1 dan tergugat 3 yaitu Kabareskrim dalam membuat surat pencabutan kuasa tanggal 10 Agustus 2022 atas nama Richard Eliezer Pudihang Lumiu tergugat 1 dilakukan dengan itikad jahat dan melawan hukum. 
  4. Menyatakan batal dan dibatalkan setiap bentuk surat kuasa kepada penasihat hukum, advokat terkait sebagai penasihat hukum Richard Eliezer tergugat 1, yang sudah terjadi dalam perkara kematian Brigadir Yoshua dan dinyatakan tidak sah beserta segala akibat yang ditimbulkannya
  5. Menyatakan para penggugat adalah penasihat hukum tergugat 1 yang sah, penggugat itu adalah saya Deolipa dan Boerhanuddin adalah penasihat hukum saudara Richard yang sah dan mempunyai hak untuk melakukan pembelaan sampai pada persidangan
  6. Menghukum tergugat 1, tergugat 2 dan tergugat 3 secara tanggung renteng untuk membayar biaya fee pengacara kepada para penggugat sebesar Rp 15 miliar
  7. Menjalankan putusan ini terlebih dahulu dengan serta merta
  8. Menghukum tergugat 1,2,3 untuk patuh dan taat pada putusan ini
  9. Menghukum tergugat 1,2,3 untuk membayar biaya perkara ini secara tanggung menanggung
  10. Apabila majelis hakim yang memeriksa dan mengadili serta memutus perkara ini berpendapat lain, maka para penggugat mohon putusan yang seadil adilnya dari majelis hakim yang ditunjuk Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.