Tech

Dentsu Indonesia Luncurkan Bitaverse, Mixed Reality Marketplace Pertama di Indonesia

Bitaverse ditargetkan dapat digunakan secara penuh pada akhir tahun 2022.


Dentsu Indonesia Luncurkan Bitaverse, Mixed Reality Marketplace Pertama di Indonesia
Ilustrasi metaverse. (pixabay.com/tumisu)

AKURAT.CO Dentsu Indonesia meluncurkan marketplace metaverse miliknya yang diberi nama Bitaverse.

Metaverse tersebut diklaim menjadi mixed reality marketplace pertama yang ada di Indonesia.

Di mana sebuah brand dapat memiliki, membangun dan menjual barang dagangan virtual bersama dengan produk nyata mereka.

baca juga:

"Ini adalah sebuah supermarket yang ada di dunia virtual. Di mana semua brand bisa punya toko di dalamnya, bisa jualan, dan bisa berinteraksi. Tidak hanya bertransaksi, kita juga bisa melakukan banyak hal di sana," kata Wisnu Satya Putra, CEO, Creative Dentsu Indonesia, di kantor Dentsu Indonesia. 

Lebih lanjut ia mengatakan, nantinya pengguna Bitaverse dapat membeli produk, menjual produk, hingga setup tokonya sendiri. Bahkan virtual booth-nya bisa dikonversikan sebagai NFT. 

"Tujuan kami di sini untuk membangkitkan ekonomi digital di Indonesia. Kami ingin membantu orang-orang yang belum bisa setup toko dan belum siap bertransaksi, kita bantu mereka semua. Jadi, bukan hanya brand besar, tapi kita bisa menjangkau seluruh Indonesia," ujar Wisnu.

Pengembangan Bitaverse akan dilakukan per Februari 2022. Dengan target diakhir tahun ini, metaverse marketplace tersebut bisa digunakan secara penuh. 

"Pengembangan Bitaverse tidak bisa cepat. Tapi, kita mengusahakan yang terbaik supaya bisa launching di tahun ini," kata Wisnu.

Menurut Wisnu, pihaknya tidak ingin Bitaverse sebatas menjadi metaverse market saja.

Akan tetapi, ia ingin mengintegrasikan berbagai virtual world, virtual world bazaar, dan virtual world event, sehingga penggunanya bisa melakukan berbagai interaksi secara langsung. 

Sebagai langkah awal, Dentsu Indonesia berharap para brand yang terlibat bersamanya bisa ikut serta ke dalam Bitaverse untuk jadi bagian dari metaverse marketplace ini. 

"Kita ingin menawarkan kepada brand-brand kami, sebagai initial offering. Kita akan meminta mereka ikut serta secara cuma-cuma untuk membantu kita, supaya kita bisa trial and eror juga. Jadi, kita bisa bersama-sama dengan brand kami untuk maju," ungkap Wisnu. 

Ia juga berharap, ke depannya Bitavers bisa menjadi sebuah marketplace di Indonesia yang dapat memang mengubah cara pandang semua orang terhadap e-commerce. 

"Jadi, penggunannya bisa benar-benar berinteraksi secara langsung. Seperti layaknya belanja ke mall dan ke supermarket. Kalau sekarang di e-commerce kita masih scrolling, masih melihat review-nya dulu. Kalau di Bitavers, penggunanya bisa langsung melihat barangnya seperti apa. Untuk review barangnya, bisa bertanya langsung kepada sales representative-nya yang ada di dalamnya," pungkas Wisnu.