News

Densus 88 Sergap 370 Tersangka Teroris Sepanjang 2021

Tim Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Polri berhasil menangkap 370 teroris sepanjang 2021.


Densus 88 Sergap 370 Tersangka Teroris Sepanjang 2021
Petugas kepolisian melakukan penggeledahan diduga teroris di kawasan Condet, Jakarta Timur, Senin (29/3/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Tim Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Polri berhasil menangkap 370 teroris sepanjang 2021.

Jumlah tersebut terbilang meningkat jika dibandingkan pada tahun 2020 yaitu sebanyak 232 orang. 

Adapun rinciannya, yakni Januari 29 teroris, Februari 24 teroris, Maret 75 teroris, April 70 teroris.

baca juga:

Kemudian, Mei 17 teroris, Juni 25 teroris, Juli 8 teroris, Agustus 61 teroris, September 7 teroris, Oktober 1 teroris, November 17 teroris, dan Desember 36 teroris. 

Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabag Banops) Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol Aswin Siregar mengatakana terjadi peningkatan ini terjadi karena upaya operasi pencegahan.

Selain itu, penindakan teroris yang dilakukan Densus 88 semakin efektif.

"Dan setiap upaya penegakan hukum tujuannya adalah mengikis habis jaringan atau kelompok teroris yang ada," kata Aswin kepada wartawan dikutip dari ANTARA, Jumat (24/12/2021).

"Kegiatan-kegiatan monitoring, intelejen, pencegahan melalui kontra narasi dan kontra radikalisme hingga proses reedukasi dan reintegrasi eks napi terorisme terus dilakukan, sebagai bentuk soft approach yang dilaksanakan oleh Densus 88." lanjutnya.

Aswin menjelaskan, meningkatnya jumlah tersangka teroris yang ditangkap oleh Densus 88 Antiteror bukan berarti jaringan teroris semakin meluas di Indonesia.

Menurutnya, kemajuan teknologi dan kondisi pandemi yang terjadi selama kurun waktu dua tahun terakhir mendorong semua orang masuk ke dunia virtual.

Densus 88 pun mulai menyasar anggota kelompok teroris yang bertugas di bidang teknologi informasi (IT).

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo telah memperkuat organisasi Densus 88 Antiteror dengan merotasi dan memutasi serta mengukuhkan sejumlah direktur dari perwira menengah menjadi perwira tinggi.

Tercatat ada lima pamen yang dipromosikan menjadi jenderal bintang satu, di antaranya Kombes Pol Simson Zet Ringu dikukuhkan sebagai Dirintel Densus 88 Polri dengan pangkat brigadir jenderal (brigjen).

Lalu, Kombes Pol Soeseno Noerhandoko dikukuhkan sebagai Dirtindak Densus 88 Antiteror dan Kombes Pol Herry Heryawan dikukuhkan Ditidensus 88 Antiteror. []

Sumber: Antara