Olahraga

Dengan Mundurnya Federer, Masihkah Tenis Olimpiade Punya Daya Tarik?

Dengan mundurnya Roger Federer, praktis tinggal Novak Djokovic dan Andy Murray yang merupakan pemilik gelar grand slam di Olimpiade Tokyo 2020.


Dengan Mundurnya Federer, Masihkah Tenis Olimpiade Punya Daya Tarik?
Petenis peringkat ketiga dunia Roger Federer dalam pertandingan melawan Alexander Zverev di perempat final Shanghai Master 2019, di Qizhong Forest Sports City Arena, Shanghai, China, Jumat (11/10/2019). (REUTERS/Aly Song)

AKURAT.CO, Petenis legendaris pemilik 20 gelar grand slam, Roger Federer, akhirnya memutuskan untuk mundur dari Olimpiade Tokyo 2020. Atlet asal Swiss berusia 39 tahun tersebut tak bisa berpartisipasi di pesta olahraga terbesar di dunia itu karena cedera lutut.

“Selama musim lapangan rumput, sayangnya saya mengalami kemunduran dengan lutut saya, dan saya menerima bahwa saya harus mundur dari Olimpiade Tokyo. Saya benar-benar kecewa, karena itu (olimpiade) adalah kehormatan dan mengangkat karier saya setiap kali saya mewakili Swiss,” cuit Federer melalui akun Instagramnya.

Mundurnya Federer berarti menyisakan Novak Djokovic sebagai satu-satunya petenis dalam tiga besar (the big three) setelah petenis asal Spanyol, Rafael Nadal, yang sebelumnya juga sudah mengambil keputusan untuk tak berangkat ke Tokyo. Nadal memilih mundur karena ingin berkonsentrasi pada kondisi kebugaran fisiknya.

Juga petenis ranking lima dunia asal Austria juara Amerika Serikat Terbuka 2020, Dominic Thiem. Atlet ini mengaku tidak siap untuk bermain di Tokyo sehubungan dengan kondisi pandemi virus corona (COVID-19).

Dengan situasi ini, maka cabang tenis Tokyo mungkin akan mengandalkan Djokovic dan juara bertahan yang sedang berjuang mendapatkan kondisi terbaiknya selepas cedera, Andy Murray. Selebihnya adalah petenis generasi baru seperti Stefanos Tsitsipas, Daniil Medvedev, Alexander Zverev, dan finalis Wimbledon 2021, Matteo Berrettini.

Situasi yang sama juga terjadi dengan sektor tunggal putri. Dalam jajaran sepuluh besar dunia, setidaknya lima di antaranya tidak akan ambil bagian untuk memburu medali di Olimpiade Tokyo.

Simona Halep, Sofia Kenin, Bianca Andreescu, dan Serena Williams dipastikan tidak akan tampil di Olimpiade Tokyo. Namun, agak sedikit lebih baik dari sektor tunggal putra, nomor ini masih punya dua atlet teratas, Ashleigh Barty dan Naomi Osaka, dalam bagan undian mereka.

Yang lain mungkin adalah juara Prancis Terbuka 2020, Iga Swiatek, semifinalis Wimbledon 2021, Aryna Sabalenka, finalis Wimbledon 2021, Karolina Pliskova, juga juara Wimbledon macam Petra Kvitova dan Garbine Muguruza.

Cabang tenis Olimpiade Tokyo akan mempertandingkan lima nomor dengan menyediakan lima medali emas. Kejuaraan akan digelar di Ariake Tennis Park di Tokyo, Jepang, pada 24 Juli–1 Agustus mendatang.[]