News

Demonstrasi Kemerdekaan Papua Barat di Bali Berakhir Bentrok

Masa kedua kelompok yang terbakar amarah langsung melontarkan tinju dan tendangan ke arah berlawanan


Demonstrasi Kemerdekaan Papua Barat di Bali Berakhir Bentrok
Aksi demonstrasi sekelompok masyarakat Papua di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Rabu (1/12/2021) (badri)

AKURAT.CO - Unjuk rasa yang mengaku mahasiswa asal Papua di Jalan Raya Puputan Renon, Denpasar, Bali, berlangsung rusuh dan memicu ketegangan. Demonstrasi itu mengusung isu Papua Merdeka. Sebagian diantara demonstran laki-laki ikut iring-iringan tanpa mengenakan baju dan pada lengan mereka terikat pita putih. 

Aksi mereka antiklimaks. Sebab, dalam perjalanannya, mereka dihadang sekelompok masa tandingan yang mengatasnamakan Ormas Patriot Garuda Nusantara (PGN). Kedua kelompok itu berpapasan di tengah jalan. Kontak fisik tak terhindarkan. 

Masa kedua kelompok yang sudah terbakar amarah langsung melontarkan tinju dan tendangan ke arah berlawanan. Polisi berusaha menghalau kedua massa. Awalnya, penghalauan yang dilakukan cukup berhasil. Tetapi, masa semakin brutal dan tak terkonsentrasi di satu titik. Sehingga bentrokan pecah lagi dan aksi saling lempar batu dan kayu terjadi. 

Aksi unjuk rasa masyarakat Papua juga digelar di Bundaran Patung Kuda, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat hari ini, Rabu (12/1/2021). Puluhan massa telah berkumpul sejak 10.00 WIB. 

Massa dari Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRIWP) menggelar aksi perayaan 60 tahun deklarasi kemerdekaan Papua Barat yang biasa diperingati setiap 1 Desember. 

Berdasarkan pantauan, massa aksi  terlihat membawa sejumlah spanduk dan poster bertuliskan "Pepera 1969 tidak demokratis", "Free West Papua", "Referendum or Vanished", dan beberapa poster lainnya. 

Aksi FRIWP mengusung tiga tuntutan utama yang ditujukan kepada pemerintah. Yakni pemerintah harus segera menarik militer dari Papua, mencabut Undang-undang Otonomi Khusus (Otsus), serta memberikan hak menentukan nasib sendiri bagi Bangsa West Papua. 

Aparat kepolisian terlihat berjaga-jaga di lokasi demonstrasi dengan membuat barikade mengelilingi massa aksi. Sejumlah kendaraan taktis, mobil pengurai massa dan mobil tahanan juga sudah disiagakan di lokasi aksi.[]