News

Demokrat 'Welcome' Jika Puan Ingin Temui AHY, Meski PDIP Prediksi Sulit Berkoalisi

Partai Demokrat tetap membuka pintu untuk Ketua DPP PDI-Perjuangan Puan Maharani jika berkeinginan menemui Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).


Demokrat 'Welcome' Jika Puan Ingin Temui AHY, Meski PDIP Prediksi Sulit Berkoalisi
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menggelar rapat pimpinan secara maraton untuk menyikapi Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang di Gedung DPP Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (7/3/2021). ( AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Partai Demokrat tetap membuka pintu untuk Ketua DPP PDI-Perjuangan Puan Maharani jika berkeinginan menemui Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Padahal, sebelumnya Demokrat sempat ditolak secara gamblang oleh PDIP yang tidak mau berkoalisi di Pilpres 2024.

"Kami welcome banget. Saya kira partai Demokrat ini terbuka bagi siapa saja dan saya kira partai demokrat berkeyakinan bahwa komunikasi adalah keniscayaan dan keharusan dari sebuah demokrasi," kata Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Hinca Panjaitan kepada AKURAT.CO, di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/6/2022).

Menurut Hinca, dengan komunikasi bisa membangun pikiran dari sebuah negara. Sebab, apa yang ingin disampaikan bahwa demokrasi itu sangat terbuka.

baca juga:

"Karena silaturahmi itu penting, dan mengurus negara tidak bisa sendirian," katanya.

Selain itu, Hinca juga tidak merasa keberatan dengan represantasi Puan yang diutuskan partai dengan notabene-nya Ketua DPP Partai. Karena bagi dirinya, semua kader maupun pengurus partai politik itu sama saja.

"Kalau di Demokrat yang berkomunikasi bisa siapa saja. Jadi semua kader bisa berkomunikasi dengan siapapun. Namun semuanya di bawah arahan dan petunjuk Ketum," ujarnya.

"Misalnya kami di parlemen, kami juga berkomunikasi, dan juga DPP yang lain. Antara Ketum dengan Ketum ok. Pengurus dengan pengurus lain juga ok. Semua semangatnya berkomunikasi dibangun. Sehingga kalau yang datang adalah mba Puan tidak masalah," sambungnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, sulit untuk membangun kerja sama dengan PKS dan Demokrat. Sikap politik tersebut setelah melihat seluruh kebijakan dari partai-partai tersebut.

"Sehingga itu merupakan hal yang rasional, hal yang biasa di dalam demokrasi. Ada suatu partai yang betul-betul bisa bonded, membangun kerja sama. Ada yang berbeda," ujar Hasto, Sabtu (25/6/2022). []