News

Demokrat Tak Muluk-Muluk Usung AHY Jadi Capres

Menurutnya, hal itu belum dapat dipastikan lantaran masih banyak yang mesti dipertimbangkan seperti elektabilitas Partai Demokrat itu sendiri.


Demokrat Tak Muluk-Muluk Usung AHY Jadi Capres
Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan saat membuka acara secara resmi Pegelaran Seni Budaya (PSB) dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR melalui penampilan tradisi Cianjuran 'Ngaos, Mamaos, Maenpo', di aula Gedung Kesenian Cianjur, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (3/10/2020). (DOK. HUMAS MPR RI)

AKURAT.CO, Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarief Hasan menyebut bahwa pihaknya belum dapat memastikan apakah Ketua Umumnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju sebagai capres 2024 nanti. 

Menurutnya, hal itu belum dapat dipastikan lantaran masih banyak yang mesti dipertimbangkan seperti elektabilitas Partai Demokrat itu sendiri. 

"Kita lihat nanti. Banyak faktor yang dipertimbangkan. Pertama menyangkut elektabilitas partai, kita kan sekarang tiga besar ya," kata Syarief kepada awak media di Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Senin (15/8/2022). 

baca juga:

Selain elektabilitas partai, Syarief menekankan agar elektabilitas ketumnya AHY juga perlu didorong agar dapat menjadi nilai tawar di dalam keputusan koalisi. 

"Kedua elektabilitas Mas AHY juga harus kita dorong agar semakin bagus. Kemudian kesepakatan di antara koalisi nanti, tentu saja kita berkoalisi dengan partai A misalnya, ya nanti kita duduk bareng-bareng. Siapa sebagai nomor satu, siapa nomor dua," ucap Wakil Ketu MPR itu. 

Kendati demikian, kata Syarief, AHY tidak menjadi syarat nama yang akan diajukan oleh Demokrat kepada koalisinya nanti. 

Namun, kata dia, pihaknya akan terus berupaya mendorong dan lebih terbuka untuk mengusung AHY seiring dengan upaya menaikkan elektabilitasnya. 

"Nggak, kita nggak harus (jadikan AHY kandidat capres-cawapres). Tetapi Demokrat sangat mendorong. Tapi tidak merupakan persyaratan, kami sangat terbuka. Tergantung elektabilitas nanti. Kalau tiba-tiba AHY elektabilitas nomor satu, misalkan. Kalau nomor satu semua pasti mau. Jadi faktor itu,"  tukas dia. 

Sebagai informasi, Partai Demokrat hingga saat ini belum menentukan arah koalisi menghadapi Pilpres 2024. Demokrat masih terus menjajaki komunikasi secara intens dengan partai lain.

Kepala Badan Komunikasi Strategis/Koordinator (Bakostra) DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, koalisi yang akan dibentuk partinya bukan untuk sekedar kemenangan di pilpres, melainkan untuk mengatasi persoalan di negeri ini. 

"Bagaimana mengelola negara ini agar pendapatan dan daya beli rakyat semakin meningkat, rakyat tidak terjepit oleh kenaikan harga sembako, BBM, gas, listrik secara bertubi-tubi seperti yang kita alami saat ini, pengangguran semakin berkurang drastis seperti halnya era SBY bukan seperti sekarang yang berkurangnya tipis-tipis saja," kata Herzaky dalam keterangan tertulisnya, pada Sabtu (13/8/2022). 

"Kemiskinan bisa menurun drastis seperti era SBY, bukannya relatif tetap seperti era sekarang. Bagaimana nasib rakyat bisa semakin membaik. Bagaimana perubahan dan perbaikan benar-benar bisa terwujud pasca Pilpres 2024," sambung dia. []