News

Demi Road Bike, Anies Baswedan Bakal Poles JLNT Jadi Lebih Halus

Anies Baswedan bakal memoles ruas JLNT Kampung Melayu - Tanah Abang menjadi lebih halus agar lebih nyaman dipakai pengguna road bike.


Demi Road Bike, Anies Baswedan Bakal Poles JLNT Jadi Lebih Halus
Warga berolahraga saat hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Pangeran Antasari, Jakarta, Minggu (28/6/2020). Pemprov DKI menggelar HBKB di 32 titik di Jakarta untuk mengurai kerumunan warga, salah satunya terletak di JLNT Pangeran Antasari. Namun, lokasi tersebut cenderung sepi jika dibandingkan dengan CFD yang berlangsung di kawasan Sudirman-Thamrin pekan lalu. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bakal memoles ruas Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu - Tanah Abang menjadi lebih halus agar lebih nyaman dipakai pengguna road bike.

Rencananya jalan layang yang sebelumnya dilarang untuk sepeda motor itu bakal digunakan sebagai jalur khusus road bike, saat ini penggunaan jalan layang itu sedang diuji coba.

"Kami terus melakukan perbaikan lintasan terkait prasarana jalan harus lebih dibuat smooth," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo ketika ditemui di JLNT Kampung  Melayu - Tanah Abang, Minggu (13/6/2021).

Perbaikan kontur jalan itu bakal dilakukan dalam waktu dekat ini, Dinas Perhubungan akan menggandeng Dinas Bina Marga DKI Jakarta untuk mengerjakan proyek tersebut. Dia mengungkapkan saat ini masih dibicarakan waktu yang tepat mengeksekusi proyek tersebut.

"Itu akan kami lakukan bersama rekan Dinas Bina Marga," tutur Syafrin.

Selain memperhalus ruas jalan itu, Syafirin mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal melengkapi marka dan rambu jalan buat para pengguna road bike, padahal marka jalan untuk pengguna sepeda berkecepatan tinggi itu sempat dicopot Dishub DKI pada Minggu  (13/6/2021) pagi setelah diprotes komunitas Bike 2 Work Indonesia. 

"Fasilitas pendukung, fasilitas keselamatan, rambu petunjuk (akan  dipasang)," tutur Syafirin.

Agar pengguna road bike semakin nyaman menggunakan ruas jalan itu, Petugas Dinas Perhubungan bakal ditempatkan di sepanjang  ruas jalan itu untuk menghalau pengguna kendaraan bermotor agar mencari jalur lain ketika pengguna road bike sedang berkegiatan di tempat itu.

"Juga ada penempatan petugas di titik krusial di mana memang para pesepeda membutuhkan arahan petugas agar kegiatannya tetap dalam kondisi baik," tuturnya.