Olahraga

Demi Kompetisi, Aji Santoso Ajak Suporter Lakukan Vaksinasi

Melonjaknya kasus penularan COVID-19 membuat Liga 1 Indonesia 2021-2022 kembali ke dalam ketidakpastian setelah mencanangkan sepakmula pada awal Juli ini.


Demi Kompetisi, Aji Santoso Ajak Suporter Lakukan Vaksinasi
Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso usai memimpin sesi latihan di lapangan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Jumat (17/1/2020) lalu. (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO, Meningkatnya kasus penularan virus corona (COVID-19) disertai dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah membuat kompetisi sepakbola nasional kembali ke dalam ketidakpastian. Tak pelak, vaksinasi kini diharapkan bisa menjadi jalan keluar untuk membuat kompetisi bergulir.

Hal tersebut disampaikan oleh Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, di tengah kondisi libur karena PPKM Darurat di Jawa-Bali yang diterapkan sejak 3 Juli lalu. Aji meminta suporter Indonesia melakukan vaksinasi untuk bisa mempercepat diputarnya roda kompetisi.

“Di kondisi sekarang saya mengajak suporter untuk mematuhi segala peraturan pemerintah. Saya juga mengajak suporter untuk segera vaksin,” kata Aji di Surabaya, Selasa (13/7) sebagaimana dipetik dari laman resmi klub.

Aji mengatakan bahwa vaksinasi terhadap suporter akan memberikan dampak terhadap penanggulangan pandemi COVID-19 karena jumlah mereka yang besar. Vaksinasi yang dilakukan berdasarkan komunitas suporter juga akan membantu kerja pemerintah karena mereka sudah terkoordinir.

“Bayangkan seluruh suporter di Indonesia divaksin. Itu sama dengan memvaksin ratusan ribu sampai jutaan warga Indonesia. Karena kan sepakbola salah satu olahraga paling populer di sini,” ucap Aji.

Adapun sebagian besar pemain Bajul Ijo–julukan Persebaya–sudah melakukan vaksinasi sebelum bertanding di turnamen pramusim Piala Menpora, Maret-April lalu. Kini tinggal empat pemain asing yang belum divaksinasi dan akan melakukannya dalam waktu dekat.

Liga 1 Indonesia 2021-2022 sebenarnya sudah mendapatkan jadwal sepakmula pada awal Juli ini. Namun, melonjaknya kasus penularan COVID-19 di banyak tempat membuat PSSI menunda kompetisi yang sampai saat ini belum diketahui kapan akan dilaksanakan lagi.

PSSI dan operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebenarnya sudah punya bekal yang cukup untuk menggelar kompetisi dengan kesuksesan Piala Menpora. Namun, lonjakan kasus penularan akhir-akhir ini berada di luar perkiraan PSSI dan PT LIB sehingga membuat kompetisi untuk sementara mesti ditahan dulu.

Persebaya sendiri juga menjadi salah satu institusi yang turut menggelar vaksin massal untuk suporter dan warga umum. Bekerjasama dengan Kodam V Brawijaya, dua kali vaksinasi telah menjaring sekitar 1.000 orang.[]