Ekonomi

Demi Hindari Rusia, Kazakhstan Alirkan Minyak Lewat Azerbaijan

Pada bulan Juli pengadilan Rusia mengancam akan menutup CPC yang menjadikan pemerintah Kazakhstan mencari alternatif

Demi Hindari Rusia, Kazakhstan Alirkan Minyak Lewat Azerbaijan
kilang minyak (wikipedia.org)

AKURAT.CO Kazakhstan diperkirakan akan menjual sebagian minyak mentahnya melalui pipa minyak terbesar Azerbaijan mulai September, karena negara itu mencari alternatif untuk rute yang terancam ditutup Rusia.

Ekspor minyak Kazakh menyumbang lebih dari 1% dari pasokan dunia, atau sekitar 1,4 juta barel per hari (bph), dan selama 20 tahuhn tersebut mereka mengirimkan minyak melalui pipa Caspian Pipeline Consortium (CPC) ke pelabuhan Novorossiisk di Laut Hitam Rusia untuk disebarkan dan dijual bebas ke pasar global.

Pada bulan Juli pengadilan Rusia mengancam akan menutup CPC yang menjadikan pemerintah Kazakhstan mencari alternatif untuk membuat kontrak dengan outlet lain sebagai tindakan pencegahan.

baca juga:

Walaupun mereka juga mengakui bahwa kontrak yang mereka cari itu tidak sepraktis dengan pipa CPC, yang menjadikan harga minyak mereka mengalami risiko bergejolak lebih lanjut di pasar energi.

Tak lama setelah Rusia menginvasi Ukraina pada Februari, harga minyak mentah internasional mencapai level tertinggi 14 tahun dan harga tetap tinggi, mempertahankan rata-rata di atas $100 per barel pada Juli.

Sebuah sumber dengan pengetahuan langsung tentang masalah tersebut mengatakan perusahaan minyak negara Kazakhstan Kazmunaigaz (KMG) sedang dalam diskusi lanjutan dengan cabang perdagangan perusahaan negara Azerbaijan SOCAR untuk mengizinkan 1,5 juta ton per tahun minyak mentah Kazakh dijual melalui pipa Azeri agar mereka dapat mengirimkan minyak ke pelabuhan Mediterania Turki di Ceyhan.

Pada lebih dari 30.000 bph, volumenya sedikit dibandingkan dengan 1,3-1,4 juta bph biasa yang mengalir melalui pipa CPC.

"Kontrak akhir akan ditandatangani pada akhir Agustus dengan aliran melalui pipa Baku-Tbilisi-Ceyhan (BTC) mulai sebulan kemudian," kata sumber itu.

3,5 juta ton per tahun minyak mentah Kazakh lainnya dapat mulai mengalir pada 2023 melalui pipa Azeri lainnya ke pelabuhan Supsa di Laut Hitam Georgia, kata dua sumber.