News

Demi Cinta, Pria ini Rela Nyamar Jadi Wanita untuk Gantikan Pacar Kerjakan Ujian SMA 

Selama tiga hari, Khadim berhasil meyakinkan para pengawas dan pengajar di pusat ujian dengan berdandan layaknya siswi SMA


Demi Cinta, Pria ini Rela Nyamar Jadi Wanita untuk Gantikan Pacar Kerjakan Ujian SMA 
Demi cinta, Khadim Mboup nekat menyamar sebagai seorang wanita untuk menggantikan pacarnya mengerjakan ujian SMA (TWITTER/PULSE SENEGAL)

AKURAT.CO Seseorang yang sudah dimabuk cinta memang biasa akan melakukan hal-hal tak terduga untuk kekasihnya. Seperti yang baru viral dibicarakan media, seorang pria asal Senegal, Afrika Barat rela menyamar jadi wanita untuk gantikan kekasihnya mengerjakan ujian SMA. 

Dilansir dari Oddity Central hingga BBC, Khadim Mboup yang berusia 22 tahun adalah seorang mahasiswa dari Universitas Gaston Berger de Saint-Louis di kota Diourbel. Khadim memiliki kekasih bernama Gangue Dioum, seorang pelajar SMA berusia 19 tahun.

Beberapa waktu lalu, Dioum dijadwalkan melangsungkan Baccalaureate (ujian kelulusan sekolah menengah). Namun, ia rupanya mengalami masalah dalam pelajaran bahasa Inggris. Karena Dioum sedang kesulitan itulah, Khadim memutuskan untuk membantunya. 

Namun, alih-alih mengajari sang pacar bahasa Inggris, Khadim memiliki ide lain. Ia pun menyamar menjadi Dioum dan mewakilinya untuk melakukan ujian. 

Selama tiga hari, Khadim berhasil meyakinkan para pengawas dan pengajar di pusat ujian dengan berdandan layaknya siswi SMA. Ia memakai wig panjang yang sebagian ditutupi dengan syal tradisional, anting-anting, gaun, bra, hingga riasan wajah.

Meski begitu, penyamaran Khadim akhirnya tercium setelah salah satu pengawas melihat ada keanehan. Akhirnya, identitas asli Khadim terbongkar dan polisi langsung menciduknya. 

Tepat pada 31 Juli, Khadim diarak dari pusat ujian dan selanjutnya ia didakwa telah melakukan penipuan. Polisi juga telah berhasil menangkap Dioum yang sudah menunggu Khadim dengan tenang di kamar motel sewaan.

Kepada polisi, Khadim telah mengakui kejahatannya. Namun, ia mengklaim bahwa tindakannya semata-mata didasarkan karena cinta. Tak lupa Khadim juga mengaku bahwa pacarnya itu memang mengalami kesulitan dengan bahasa Inggris.

"Saya bertindak karena cinta, karena pacar saya mengalami kesulitan serius dalam menguasai bahasa Inggris," ujar Khadim.

Baca Juga: Ingin Bantu Agar Lolos Tes Nyetir, Pria Brasil Menyamar Jadi Ibunya

Kendati demikian, 'Pembelaaan atas nama cinta' dari Khadim itu tidak mampu memengaruhi para petugas. Pada Senin, 2 Agustus lalu, Khadim didakwa dengan sejumlah tuduhan, termasuk penipuan hingga pencurian identitas. Sementara pacarnya ikut menjadi tersangka penipuan.

Karena dakwaan itu, keduanya terancam dilarang mengikuti sejumlah ujian penting. Di antaranya termasuk larangan mengikuti ujian Pendidikan Nasional apa pun selama maksimal 5 tahun hingga larangan mengikuti ujian kualifikasi atau diploma apa pun yang dikeluarkan oleh lembaga pendidikan tinggi negeri.

Meski mengejutkan, tetapi kasus seperti Khadim tercatat bukanlah yang pertama terjadi. Pada 2019 lalu, seorang pria Bolivia berusia 19 tahun juga kedapatan menyamar sebagai seorang wanita untuk mengikuti ujian atas namanya. Mirip seperti Khadim, pria itu adalah seorang mahasiswa dan menggantikan seorang peserta wanita melakukan ujian masuk universitas.[]