Rahmah

Dema Amali Lantik Badan Semi Otonom Jurnalistik 2022-2023

Dema Amali adalah forum komunikasi dan konsolidasi Dewan Mahasantri se-Indoensia


Dema Amali Lantik Badan Semi Otonom Jurnalistik 2022-2023
Ketua Amali KH Nur Hannan (tebuireng.online)

AKURAT.CO Dewan Mahasantri Asosiasi Mahad Aly se-Indonesia telah resmi melantik Badan Semi Otonom Jurnalistik pada Rabu (29/6/2022). Pembacaan ikrar pengurus langsung dipimpin oleh Ketua Amali KH Nur Hannan.

"Pada hari ini, Rabu, 29 Juni 2022 saya sebagai Ketua Asosiasi Ma’had Aly Indonesia, dengan ini menyatakan saudara-saudari sebagai Badan Semi Otonom Jurnalistik Dema Amali periode 2022-2023 M. / 1443-1444 H," kata Pengasuh Pondok Pesantren al-Hasyim, Mayangan, Jogoroto, Jombang, Jawa Timur itu.

Pada kesempatan itu, Nur Hannan berpesan kepada seluruh pengurus agar bisa mengamban amanah ini dengan penuh rasa tanggung jawab.

baca juga:

"Saya berikrar, sebagai Badan Semi Otonom Jurnalistik Dema Amali, akan menunaikan segala kewajiban saya dengan penuh tanggung jawab, pantang menyerah, dan selalu berusaha memberikan yang terbaik," katanya diikuti seluruh pengurus.

Ia juga berpesan agar seluruh pengurus tetap menjaga akhlakul karimah, nama baik dan muru’ah Dema Amali, serta tidak akan melakukan perbuatan yang bertentangan dengan ketentuan yang telah ditetapkan, serta merendahkan martabat Dema Amali.

"Saya berikrar, sebagai Badan Semi Otonom Jurnalistik Dema Amali, akan senantiasa bertakwa kepada Allah SWT,  berpegang teguh pada ajaran Islam Ahlussunah Wal Jama’ah, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, serta nilai-nilai Ma’had Aly," katanya diikuti seluruh pengurus lagi.

Untuk diketahui, Dema Amali adalah forum komunikasi dan konsolidasi Dewan Mahasantri se-Indoensia yang berada di bawah naungan Asosiasi Ma’had Aly Indonesia (Amali) dan telah mendapat Surat Keputusan dari Kementerian Agama RI. 

Sementara, Amali merupakan forum yang dibentuk dalam rangka memfasilitasi hubungan kerja sma dan menyamakan pandangan antar Ma'had Aly se-Indonesia. Amali dibentuk pada pada 27 Sya’ban 1437 bertepatan dengan tanggal 3 Juni 2016 Pada tanggal itu pula disusun SK Kepengurusan Perkumpulan dimaksud yang ditandatangani oleh para pimpinan Ma’had Aly.

Dilansir laman resmi Kemenag, Ma'had Aly merupakan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) berbasis pesantren. Ma'had  Aly sendiri menyelenggarakan pendidikan akademik dalam bidang penguasaan ilmu agama Islam (tafaqquh fiddin) berbasis kitab kuning yang diselenggarakan oleh pondok pesantren. 

Kitab kuning yang dimaksud adalah kitab keislaman berbahasa Arab yang menjadi rujukan tradisi keilmuan Islam di pesantren. Adapun tujuan Mahad Aly adalah menciptakan lulusan yang ahli dalam bidang ilmu agama Islam (mutafaqqih fiddin), dan mengembangkan ilmu agama Islam berbasis kitab kuning.[]