Lifestyle

Dekat dengan Alam, Salah Satu Cara Tetap Waras di Masa Pandemi COVID-19

Alam di sekitar rumah dapat membantu seseorang mengurangi beberapa efek negatif COVID-19 bai kesehatan mental.


 Dekat dengan Alam, Salah Satu Cara Tetap Waras di Masa Pandemi COVID-19
Ilustrasi Jalan-jalan di alam (Pixabay)

AKURAT.CO, Tak hanya kesehatan fisik, anda juga harus memastikan mental anda tetap sehat dan tidak stress selama Pandemi COVID-19, salah satu cara untuk menjaga itu semua bisa anda lakukan dengan berkeliling sejenak di alam sekitar anda.

Berdasarkan pengalaman dalam Sebuah studi pada jurnal Ecological Applications menunjukkan, alam di sekitar rumah dapat membantu seseorang mengurangi beberapa efek negatif COVID-19 bai kesehatan mental.

Temuan ini didasarkan pada sebuah survei yang melibatkan 3.000 orang dewasa di Tokyo, Jepang. Peneliti mengamati hubungan antara depresi, kepuasan hidup, kebahagiaan subjektif, penghargaan diri dan kesepian dengan frekuensi penggunaan ruang hijau.

Mereka menemukan, pemanfaatan ruang hijau yang lebih sering termasuk melihat pemandangan hijau dari jendela rumah dapat  meningkatkan tingkat penghargaan diri, kepuasan hidup, kebahagiaan subjektif, serta penurunan tingkat depresi dan rasa kesepian.

"Alam sekitar bisa berfungsi sebagai penyangga untuk mengurangi dampak merugikan dari sebuah peristiwa yang sangat  menegangkan pada manusia," kata penulis utama studi, Masashi Soga dari The University of Tokyo seperti dilansir dari  Science Daily, Minggu, (22/11/2020).

Pakar kesehatan di Harvard Medical School Jason Strauss menuturkan bahwa berinteraksi dengan alam menawarkan manfaat  terapeutik yang menenangkan, menurunkan tekanan darah, serta menurunkan kadar hormon stres kortisol baik itu dari aspek visual maupun suara.

"Pepohonan dan tanaman hijau membantu mengalihkan pikiran Anda dari pemikiran negatif, sehingga pikiran Anda tak dipenuhi dengan kekhawatiran," tutur dia dalam laman resmi Harvard Medical School.

Jika berjalan di alam tidak memungkinkan, mendengarkan suara alam atau bahkan melihat foto pemandangan alam yang ingin  dikunjungi, punya efek yang serupa dan punya proses yang sama seperti istirahat menurut studi dalam Scientific Reports pada Maret 2017.

Lalu berapa lama sebaiknya berada di alam? Strauss merekomendasikan 20-30 menit setiap tiga hari dalam seminggu. Tetapi intinya, interaksi Anda dengan alam sebagai bagian dari gaya hidup normal Anda.

Sumber: ANTARA