News

Deddy Yevri: Tak Sedikitpun Saya Ada Niat Hina Kehormatan Profesi Advokat

Deddy Yevri Sitorus mengabarkan dirinya sudah melakukan silaturahmi sekaligus klarifikasi kepada Jajaran Pimpinan Kongres Advokat Indonesia.


Deddy Yevri: Tak Sedikitpun Saya Ada Niat Hina Kehormatan Profesi Advokat
Politisi PDIP Deddy Yevri Sitorus (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Anggota Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Yevri Sitorus mengabarkan dirinya sudah melakukan silaturahmi sekaligus klarifikasi kepada Jajaran Pimpinan Kongres Advokat Indonesia (KAI).

Dari silaturahmi itu, sudah dicapai kesepahaman atas somasi dipicu kesalahpahaman atas unggahannya di media sosial.

Deddy menjelaskan, pertemuan itu dilaksanakan 16 November 2021. Dirinya telah bertemu jajaran Dewan Pimpinan Pusat Kongres Advokat Indonesia (DPP KAI) dalam rangka silaturahmi dan klarifikasi terkait somasi terhadap postingan di akun Facebook-nya yang dilaporkan oleh seseorang kepada DPP KAI. Deddy “dianggap” mencederai kehormatan profesi advokat.

“Saya berterima kasih dan sangat menghormati DPP KAI yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk memberikan penjelasan secara komprehensif tentang konteks, makna dan tujuan dari pernyataan saya,” ujar Deddy Yevri, Jakarta, Jumat (19/11/2021).

Deddy menekankan, tidak ada sedikitpun niatan dirinya untuk menyerang kehormatan profesi advokat ataupun organisasi advokat manapun.

“Pernyataan tersebut murni saya tujukan kepada seorang oknum “pengacara” yang saya tahu sedang melakukan gerakan adu domba atas suruhan orang lain dan bernuansa politis. Semua bukti-bukti tentang perilaku “oknum pengacara” dimaksud juga telah saya sampaikan di depan DPP KAI,” urainya.

Namun demikian, unggahan dirinya bisa saja “diinterpretasikan” telah mencederai profesi advokat. Jika ada yang menganggap demikian, Deddy menyatakan bahwa dirinya dengan rendah hati menyampaikan permohonan maaf kepada semua organisasi advokat melalui DPP KAI yang diwakili oleh Presiden, Sekretaris Jenderal, Vice President dan Ketua-Ketua lainnya.

Dengan demikian masalah ini tidak berlarut-larut dan dipergunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memperkeruh suasana.

"Saya tidak punya niat jelek, ini murni urusan dengan oknum. Tetapi bila dipandang menyinggung, saya tidak ragu untuk minta maaf, ujar Deddy.