Olahraga

Debut Welter-Ringan, Teofimo Lopez Hentikan Pedro Campa di Ronde Ketujuh

Sukses ini juga menandai debut sempurna Teofimo Lopez di kelas welter-ringan di mana ia harus menaikkan berat badan dari kelas ringan.

Debut Welter-Ringan, Teofimo Lopez Hentikan Pedro Campa di Ronde Ketujuh
Petinju asal Amerika Serikat, Teofimo Lopez (kiri), ketika melepaskan pukulan ke wajah Pedro Campa di Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu (14/8). (TWITTER/Boxing News)

AKURAT.CO, Petinju asal Amerika Serikat, Teofimo Lopez, kembali menempatkan dirinya ke jajaran petinju level juara dunia. Suasana ini tercipta berkat kemenangan brilian Lopez atas Pedro Campa dalam pertarungan gelar tanpa pemilik (vacant) kelas welter-ringan WBC-NABF dan WBO International.

Bertarung di Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu (13/8) atau Minggu pagi WIB, Lopez menang TKO di ronde ketujuh dari maksimal sepuluh ronde yang dijadwalkan. Kemenangan Lopez dipastikan setelah kombinasi pukulannya tak bisa diantisipasi Campa dan membuat wasit menghentikan laga.

Sukses ini juga menandai debut sempurna Lopez di kelas welter-ringan di mana ia harus menaikkan berat badan dari kelas ringan yang merupakan spesialiasinya. Lopez setidaknya harus lebih berat ketimbang 61,23 kilogram yang menjadi batas minimal kelas welter-ringan.

baca juga:

“Saya di 135 pon (kelas ringan) selama sembilan tahun,” kata Lopez sebagaimana dipetik dari Boxing Scene. “Saya ‘membunuh’ tubuh saya sejak saya masih remaja, Man.”

Lopez membangun momen kemenangannya diawali dengan dua pukulan ke arah wajah yang menjatuhkan Campa ke kanvas di awal ronde ketujuh. Petarung asal Meksiko tersebut bangkit dan melanjutkan pertarungan namun Lopez kian percaya diri dan pukulannya yang bertubi-tubi membuat lawan dinyatakan tak layak lanjut.

Kemenangan Lopez juga menandai kebangkitannya selepas kehilangan sabuk gelar juara dunia WBA (Super), IBF, dan IBO kelas ringan atas petinju asal Australia, George Kambosos Jr, November tahun lalu. Kekalahan atas Kambosos menjadi satu-satunya catatan kekalahan dalam rekor Lopez.

Spekulasi jelas berkembang selepas pertarungan Lopez kontra Campa. Petinju berusia 25 tahun tersebut bersiap kembali mengincar gelar juara dunia dengan menantang para pemilik sabuk.

Di antaranya tentu saja pemilik empat sabuk yang justru mengalahkan Kambosos di Australia, Juni lalu, Devin Haney. Nama lain adalah petinju juara dunia WBA (Reguler) yang bernaung di bawah perusahaan promosi Floyd Mayweather, Gervonta Davis.

Namun, Lopez tampaknya ingin bertahan di kelas welter-ringan dengan juara dunia empat gelar saat ini, Josh Taylor. Juga petinju kawakan Jose Zepeda serta eks juara WBA, Regis Prograis.[]