Rahmah

Dawuh Gus Baha: Tidak Semua Orang Ditanya Pertanyaan Kubur

Dawuh Gus Baha: Tidak Semua Orang Ditanya Pertanyaan Kubur
Gus Baha (ISLAMRAMAH)

AKURAT.CO Salah satu keyakinan yang masyhur di telinga orang Islam sebagaimana teks-teks yang termuat dalam hadis nabi bahwa setiap orang yang meninggal ketika para pentaziah sudah berjalan tujuh langkah maka malaikat datang dan menanyakan pertanyaan alam kubur.

Dalam salah satu tayangan video yang diunggah akun Facebook "Taba Islam" pada 14 Maret 2021 Gus Baha memberi penjelasan soal pertanyaan alam kubur yang keumuman orang memahami semua orang akan ditanyai soal itu.

Menurut beliau tidak semua orang akan ditanya tentang pertanyaan alam kubur. Seperti contohnya yang masyhur adalah kisah seorang Ahli ilmu Nahwu bernama Imam Sibawaih. Beliau, ketika wafat ditanya soal pertanyaan "man Rabbuka; siapa Tuhanmu..?"

Namun kemudian Imam Sibawaih justru bertanya balik. "Lafadz man dalam kalimat pertanyaan itu man apa? Apakah man maushul atau man istifham atau man apa?" Sehingga kemudian malaikat bingung dan tidak jadi bertanya setelah izin kepada Allah.

Selain kisah Imam Sibawaih, seorang wanita sufi bernama Rabiah Adawiyah juga demikian. Ia tidak dilakukan pertanyaan alam kubur saat baru saja dimakamkan setelah ia wafat. Rabiah memiliki kisah yang juga unik.

Ketika malaikat bertanya kepadanya, "Siapa Tuhanmu..?" Rabiah kemudian menjerit dengan sangat kencang. Ia menjerit dengan mengatakan, "Ya Allah, sungguh Engkau adalah Dzat yang sangat jelas bagi semua hamba-Mu. Mengapa ada malaikat yang justru bertanya siapa Engkau..." Kata Rabiah.

Sehingga kemudian malaikat pun matur kepada Allah dengan adanya seorang yang ditanya namun justru menjerit dengan mengatakan hal di atas. Rabiah akhirnya tidak ditanya pertanyaan alam kubur. Bebas dari pertanyaan malaikat. Begitu kata Gus Baha.

Itulah penjelasan menarik dari Gus Baha soal pertanyaan alam kubur yang akan ditanyakan kepada orang-orang tertentu. Tidak semua orang akan ditanya, seperti halnya para wali Allah yang sudah jelas baiknya. Wallahu A'lam.[]

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu