News

Dave Laksono: Kebijakan Golkar Selalu Pro Rakyat

Dave Laksono berharap Partai Golkar terus konsisten dalam mencetak kader-kader yang menyuarakan kepentingan dan membawa kebijakan pro rakyat.


Dave Laksono: Kebijakan Golkar Selalu Pro Rakyat
Ketua DPP Golkar Airlangga Hartarto bersama Sekjen DPP Golkar Lodewijk F Paulus, Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung, dan pengurus pusat DPP lainnya berfoto bersama saat syukuran HUT Partai Golkar di kompleks DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (20/10/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Ketua Umum PPK Kosgoro 57 Dave Akbarshah Fikarno Laksono berharap Partai Golkar terus konsisten dalam mencetak kader-kader yang menyuarakan kepentingan dan membawa kebijakan pro rakyat.

Pernyataan itu disampaikan Dave daram rangka menyambut HUT Partai Golkar yang ke-57 pada 20 Oktober 2021.

“Kader Partai Golkar mengawal semua program-program pemerintah yang pro rakyat dan juga memastikan semua kebijakan-kebijakan ekonomi, proyek politik dan lain-lain itu sesuai dengan kebutuhan hari ini,” kata Dave saat dihubungi, Kamis (21/10/2021).

Selain itu, Dave menyampaikan bahwa Partai Golkar sudah mantap menyalonkan Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagap capres di Pemilu 2024. Hal tersebut didasarkan pada peniliaian kinerja Airlangga selama ini yang dianggap telah memperjuangkan kepentingan masyarakat secara luas. 

“(Mengusung Airlannga) sebagai calon presiden itu sudah kewajiban ya, sudah kepastian yang bukan masih harus menunggu. Karena pertama kinerja beliau itu sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat kebutuhan bangsa, pengetahuan beliau dan juga kinerga terhadap penanganan ekonomi juga sudah sangat baik, dan pasti akan sesuai dan menguntungkan masyarakat secara umum lah,” terang Dave.

Dave juga memberikan komentar terjait target yang disampaikan Airlangga pada momen HUT Partai Golkar ke-57 yaitu memenangkan Pemilu 2024 dengan prosentase 60%.

Dave menyampaikan strategi untuk mencapai target tersebut adalah dengan memilih calon yang tepat dengan mengutamakan pengurus dan kader partai tanpa mengesampingkan orang lain yang memiliki kualitas.

“Ya strateginya yang pertama kita tetap harus mencalonkan calon yang tepat ya. Walaupun kita mengutamakan kader dan mendahulukan pengurus. Tetapi mereka yang ada keinginan (dan) berpotensi maju juga harus berkerja keras untuk meyakinkan masyarakat bahwa mereka itu calon yang terbaik,” pungkasnya.[]