Entertainment

Datang ke Propam Mabes Polri, Nikita Mirzani Minta Perlindungan

Nikita Mirzani tak terima kediamannya dikepung secara mengejutkan pada Rabu (15/6) dini hari.


Datang ke Propam Mabes Polri, Nikita Mirzani Minta Perlindungan
Fakta kasus Nikita Mirzani (Instagram/nikitamirzanimawardi_17)

AKURAT.CO, Nikita Mirzani mendatangi Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri pada hari ini Rabu (22/6).

Niki sapaan Nikita Mirzani datang bersama dengan kuasa hukumnya, Fachmi Bachmid untuk melaporkan polisi dari Satreskrim Polresta Serang Kotayang menggeruduk kediamannya pada Rabu (16/5) dini hari.

"Jadi Niki minta perlindungan hukum dan keadilan adanya dugaan kriminalisasi dan ketidakprofesionalan, intinya seperti itu. Materinya seperti apa ada sekitar sembilan halaman tadi kita sampaikan berikut lampiran-lampirannya," ujar Fachmi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta.

baca juga:

"Sehingga timbul permasalahan pada tanggal 15 tiba-tiba datang di rumahnya Niki jam 3 pagi, ya itu lah kita laporkan semua permasalahannya dan Niki minta keadilan," lanjutnya.

Perempuan 36 tahun itu mengaku heran lantaran tidak adanya restorative justice atas kasus yang dilaporkan oleh Dito Mahendra.

"Terus ada surat dua di tanggal yang sama tanggal 13 Juni surat tersangka tersebar luas ke kalian, ke musuh saya, terus kenapa belum ada keterangan dari saya padahal sudah ditetapkan sebagai tersangka," tutur Niki.

Seperti diketahui Nikita Mirzani merasa tak terima kediamannya dikepung secara mengejutkan oleh polisi dari Polresta Serang Kota pada Rabu (16/5) dini hari. Niki mengaku akan melaporkan balik polisi yang sudah mendatangi kediamannya.

"Tunggu saya bikin laporkan balik buat kalian yang masuk ke Rumah saya secara Arogan dan bikin pengerusakan," tulis komentar Nikita Mirzani menggunakan akun Instagram @Nikitamirzanimawardi_172 dipostingan video yang diunggah Humas Polda Banten, Rabu (15/6).

Niki miliki bukti berupa rekaman CCTV yang memperlihatkan polisi memasuki halaman kediamannya hingga mencoba memasuki kamar pembantunya dan merusak jendela.

"Masuk ke garasi saya itu sudah masuk pelanggaran bukan?  Saya bilang kan tunggu di luar. Kenapa kalian masuk rumah saya. Smp merusak jendala kamar pembantu saya. Gedor2 pintu atas dan bawah," tuturnya.

"Udahlah Pak Polisi. Saya punya detailnya di CCTV dan di HP saya. Kalian sebagai aparatur negara gimana? Kok bisa gini datang pagi2 buta pas kuntilanak lagi pada cari rumah," lanjutnya.

Niki merasa bahwa bukti rekaman CCTV tersebut cukup kuat."Jelas2 di CCTV saya ada semua.

"Mau ngomong apalagi hayoo..," ungkapnya.[]