Ekonomi

Data Sensus Penduduk Gambarkan Kualitas Penduduk Hasil Pembangunan


 Data Sensus Penduduk Gambarkan Kualitas Penduduk Hasil Pembangunan
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media pasca Press Conference di Kantor Pusat BPS Jakarta, Senin (6/11) (AKURAT.CO/Denny Iswanto)

AKURAT.CO, Badan Pusat Statistik (BPS) menilai data sensus penduduk yang akan diselenggarakan pada 2020 sangat penting karena akan menggambarkan kualitas penduduk dari hasil pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah selama ini.

"Kita sudah 72 tahun merdeka dan sudah banyak capaian yang diraih. Kita bisa lihat Indonesia tumbuh jadi negara besar tidak hanya skala Ekonomi tapi juga jumlah penduduk. Saat ini Indonesia jadi anggota negara G20. Kita menempati negara ke 15 negara terluas di dunia. Peringkat 4 penduduk terbesar di dunia. Maka perlu dilakukan sensus untuk bisa melihat gambaran riil Indonesia saat ini," kata Kepala BPS Suhariyanto saat memberikan sambutan di seminar internasional sensus kependudukan 2020 di Jakarta, Selasa (14/11).

Ia memaparkan bahwa dari hasil sensus penduduk pada 2010 lalu ternyata menunjukan jumlah penduduk Indonesia sudah sebesar 237 juta jiwa. Dan, dari hasil sensus tersebut memproyeksikan, bahwa pada 2035 jumlah penduduk Indonesia akan menjadi 305 juta jiwa.

Jumlah yang besar dengan segala tantangannya ini juga akan segera dihadapi pemerintah dan masyarakat Indonesia sehingga perlu antisipasi sejak dini.

"Data paling utama dari sensus penduduk yang kita peroleh adalah fertilitas, mortalitas dan migrasi yang tentunya sangat berguna dalam pengambilan kebijakan terutama dalam pengendalian jumlah penduduk, sarana dan fertilitas kesehatan, penyedia sarana pemukiman, pembuatan sanitasi dan pendidikan," ujar Suhariyanto.

Pria yang kerap dipanggil Kecuk ini juga menjelaskan bahwa dari data sensus penduduk, masyarakat dan pemerintah Indonesia akan bisa melihat persebaran penduduk di seluruh wilayah, kepadatan penduduk, komposisi penduduk desa dan kota, ketersediaan tenaga kerja, suku bangsa dan bahasa.

Data sensus penduduk juga menggambarkan kualitas penduduk Indonesia ditinjau dari tiga aspek yaitu pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Kecuk menyebut, seharusnya dengan data yang valid dan berkualitas pemerintah bisa melaksanakan berbagai program pembangunan dalam rangka meningkatkan taraf, kesejahteraan rakyat dan juga untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan sebagaimana amanat pembangunan global yang sudah disepakati internasional.

"Data yang nanti dihasilkan sensus 2020 akan punya peran strategis dalam upaya pemerintah untuk mencapai target The Sustainable Development Goals (SDGs), setidaknya ada 6 capaian yang diharapkan, yakni tidak ada kemiskinan, tidak ada kelaparan, meningkat nya kesehatan, air bersih dan sanitasi, adanya pendidikan, dan terakhir kesempatan kerja yang sama," tukas dia. []