Lifestyle

Dari Penyebab hingga Gejala, Ini 5 Fakta Penyakit Kanker Otak yang Diderita Agung Hercules


Dari Penyebab hingga Gejala, Ini 5 Fakta Penyakit Kanker Otak yang Diderita Agung Hercules
Kolase foto transformasi Agung Hercules (Instagram/agunghercules88)

AKURAT.CO, Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Pedangdut sekaligus komedian Agung Hercules meninggal dunia di usia 51 tahun pada Kamis (1/8) di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta Barat pukul 16.00 WIB. Agung Hercules diketahui tengah berjuang melawan penyakit kanker otak stadium 4 selama setahun ini.

Kanker otak ialah tumbuhnya tumor ganas pada otak yang dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya dengan cepat. Kanker otak juga bisa menyerang pada siapa saja, anak-anak berusia di bawah 15 tahun juga orang dewasa dan usia lanjut.

Dihimpun AKURAT.CO dari berbagai sumber pada Kamis (1/8), berikut fakta tentang kanker otak.

baca juga:

1. Dua tipe kanker otak

Penyakit kanker otak memiliki dua tipe berdarsarkan penyebabnya, yakni kanker otak primer dan kanker otak sekunder. Kanker otak primer 75 persen terjadi disebabkan adanya tumor otak atau berasal dari otak. Sedangkan, kanker otak sekunder muncul dari bagian tubuh lain yang menyebar hingga ke otak. Kasus kanker otak sekunder telah terjadi sebanyak 25 persen dari seluruh kasus kanker otak.

2. Penyebab

Berdasarkan tipe yang telah dijelaskan, kanker otak primer yang berasal dari adanya tumor otak primer ini timbul dari berbagai jenis jaringan otak, seperti sel glia, astrocyte, serta jenis sel otak lainnya.

Sedangkan, kanker otak sekunder atau metastatik disebabkan dengan adanya penyebaran sel kanker yang berasal dari organ tubuh lainnya. Meski demikian, perubahan sel normal ke sel kanker pada kedua tipe tidak sepenuhnya dapat dipahami.

Selain itu, kanker otak bisa disebabkan dari adanya fakto risiko, di antaranya, usia senja, paparan radiasi juga keturunan. Paparan radiasi bisa juga disebabkan oleh lingkungan kerja.

3. Gejala

Gejala kanker otak bisa dirasakan dari sakit kepala berkepanjangan, yang bisa dirasakan pada pagi hari, kelemahan otot di salah satu sisi tubuh, parestesi atau tubuh yang seperti ditusuk atau kesemutan, sulit seimbang, serta koordinasi gerakan tubuh berantakan, sulit berjalan, dan kejang. Gejala lainnya bisa terdapat dari lokasi tumor otak.

Bukan cuma itu, gejala kanker otak juga bisa dirasakan dari perubahan status mental, adanya rasa mual dan muntah, terjadinya kelainan dalam penglihatan, sulit berbicara, dan bisa dirasakan perubahan pada kapasitas intelektual atau emosional yang terjadi secara bertahap.

4. Pengobatan

Kanker otak bisa diobati dengan berbagai pengobatan. Seperti operasi pengangkatan kanker pada otak, melakukan kemoterapi, juga radiasi atau radioterapi. Berbagai pengobatan untuk kanker otak juga menimbulkan efek samping yang akan timbul setelah beberapa waktu.

5. Jenis stadium

The National Cancer Institute (NCI) menilai klasifikasi tumor ganas dengan menggunakan sistem stadium, berikut ini.

- Stadium 1 menandakan jaringan kanker di otak masih dalam keadaan jinak, sel terlihat tampak sel otak normal dan pertumbuh pada selnya cenderung lambat

- Stadium 2 menandakan jaringan kanker pada otak mulai ganas, sel kanker mulai tidak terlihat normal

- Stadium 3 menandakan jaringan kanker pada otak telah ganas dan menunjukkan sel abnormal yang disebut anaplastik dan mulai tumbuh secara aktif

- Stadium 4 jaringan kanker otak yang telah mengganas telah mulai menunjukkan sel abnormal yang bertambah jelas dan tumbuh agresif

Itulah sederet fakta tentang kanker otak.[]