News

Dari China hingga India, 7 Negara Ini Kirim Bantuan ke Indonesia untuk Atasi Krisis COVID-19

India telah mengirimkan kapal angkatan laut yang membawa 300 konsentrator oksigen dan 100 ton oksigen medis cair ke Indonesia.


Dari China hingga India, 7 Negara Ini Kirim Bantuan ke Indonesia untuk Atasi Krisis COVID-19
Bantuan dari Singapura telah tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta pada 9 Juli.

AKURAT.CO, Dunia tengah dikejutkan oleh Indonesia yang mengalami lonjakan hebat infeksi COVID-19 akibat varian Delta. Bulan ini, Indonesia melampaui jumlah kasus harian COVID-19 di India dan mengalahkan Brasil dalam laporan kematian harian COVID-19 tertinggi di dunia.

Situasi ini sontak mengundang keprihatinan berbagai negara. Tak tinggal diam, bantuan global satu per satu mulai berdatangan. Ada dari negara tetangga, ada pula dari negara yang sebelumnya dibantu oleh Indonesia, misalnya India.

Dihimpun AKURAT.CO dari berbagai sumber, ini 7 negara yang mengirim bantuan ke Indonesia untuk mengatasi Krisis COVID-19.

1. Australia

Dari China hingga India, 7 Negara Ini Kirim Bantuan ke Indonesia untuk Atasi Krisis COVID-19 - Foto 1
Australian Embassy Jakarta

Pada 7 Juli, Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne mengumumkan kesediaan negaranya untuk menolong Indonesia untuk mengatasi krisis COVID-19. Paket bantuan ini mencakup 3 hal yang sangat penting dalam penanganan pandemi COVID-19.

Pertama, Negeri Kanguru berjanji memberikan 12 juta dolar Australia (Rp129 miliar) untuk peralatan medis terkait oksigen dan lainnya, termasuk 1.000 ventilator, 700 konsentrator oksigen, lebih dari 170 tabung oksigen, dan berbagai barang sekali pakai. Kedua, lebih dari 40 ribu alat tes cepat antigen akan dikirimkan. Ketiga, negara tersebut juga bersedia menyediakan 2,5 juta dosis vaksin AstraZeneca pada 2021.

Sejak awal pandemi, negara tetangga ini telah memberi pinjaman 1,5 miliar dolar Australia (Rp16 triliun) untuk membantu penanganan COVID-19 dan ketahanan ekonomi Indonesia, mereorientasi kerja sama pembangunan jangka panjang, dan menyediakan 100 ventilator non-invasif, serta peralatan medis dan laboratorium lainnya.

2. China

Dari China hingga India, 7 Negara Ini Kirim Bantuan ke Indonesia untuk Atasi Krisis COVID-19 - Foto 2
Biro Komunikasi Kemenkomarves

Indonesia mendapatkan bantuan medis dan vaksin COVID-19 dari pemerintah China senilai 50 juta yuan (Rp112 miliar) untuk mengatasi tingginya penyebaran virus corona di Indonesia. Bantuan ini diterima oleh Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara Konferensi Promosi Investasi Global 'Two Countries Twin Parks' yang berlangsung daring pada 15 Juli.

Bantuan medis tersebut meliputi oksigen cair, tangki kontainer (ISO tank), tabung regulator oksigen, konsentrator oksigen, generator oksigen, dan obat antivirus untuk pengobatan COVID-19. Tak hanya itu, dalam pertemuan itu, pemerintah Provinsi Fujian juga menyatakan akan memberikan bantuan untuk Indonesia dengan total nilai sekitar 3 juta yuan (Rp6 miliar).

3. Singapura

Dari China hingga India, 7 Negara Ini Kirim Bantuan ke Indonesia untuk Atasi Krisis COVID-19 - Foto 3
Kemkes.go.id

Singapura mengirim bantuan berupa 200 ventilator, 256 tabung oksigen kosong ukuran 40 liter, serta 30 unit oksigen konsentrator untuk Indonesia. Bantuan ini dibawa menggunakan 2 pesawat Angkatan Udara Singapura C130 dan telah tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta pada 9 Juli.

Setibanya di Indonesia, seluruh bantuan tersebut lantas dikalibrasi dan dilakukan pengecekan fungsi di pusat fasilitas layanan kesehatan serta Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) untuk memastikan keselamatan dan keamanan alat-alat kesehatan. 

4. India

Dari China hingga India, 7 Negara Ini Kirim Bantuan ke Indonesia untuk Atasi Krisis COVID-19 - Foto 4
Twitter/ANI

Negeri Taj Mahal telah mengirimkan kapal angkatan laut yang membawa 300 konsentrator oksigen dan 100 ton oksigen medis cair ke Tanah Air. Menurut twit Menteri Luar Negeri India S Jaishankar pada Senin (19/7), Kapal Angkatan Laut India (INS) Airawat sedang dalam perjalanan menuju Tanjung Priok dengan membawa bantuan medis.

Sebelumnya, Indonesia telah memberikan bantuan oksigen ke India saat negara tersebut sedang terseok-seok melawan krisis gelombang kedua yang dahsyat. Negeri ini telah mengirimkan 3.400 tabung oksigen dan konsentrator ke India pada Mei lalu.

5. Amerika Serikat (AS)

Dari China hingga India, 7 Negara Ini Kirim Bantuan ke Indonesia untuk Atasi Krisis COVID-19 - Foto 5
Kanwilbcjakarta.com

Negeri Paman Sam akan mengirimkan 4 juta dosis vaksin COVID-19 produksi Moderna ke Indonesia dalam waktu dekat. Rencana ini disampaikan langsung oleh Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan saat berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada 2 Juli.

Menurut pernyataan Gedung Putih, sumbangan vaksin Moderna tersebut akan disalurkan melalui skema COVAX di bawah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

6. Inggris

Dari China hingga India, 7 Negara Ini Kirim Bantuan ke Indonesia untuk Atasi Krisis COVID-19 - Foto 6
Kemlu.go.id

Menurut pernyataan Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab, pemerintah Inggris akan menyumbangkan vaksin corona untuk Indonesia. Rencana ini disampaikannya saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di sela pertemuan menlu negara G20 di Italia pada 29 Juni. Namun, jumlah dan waktu pengirimannya masih akan dibahas lebih lanjut.

7. Jepang

Dari China hingga India, 7 Negara Ini Kirim Bantuan ke Indonesia untuk Atasi Krisis COVID-19 - Foto 7
Setkab.go.id

Pemerintah Jepang mengirimkan bantuan 998.400 dosis vaksin COVID-19 produksi AstraZeneca ke Indonesia pada 1 Juli. Menurut Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar, Indonesia menyambut baik kedatangan bantuan vaksin tersebut dari Jepang.

Bantuan vaksin ini pun merupakan gelombang pertama dari rencana 2 kali pengiriman dukungan vaksin dari pemerintah Jepang.

Bantuan global ini tentu sangat berarti untuk membantu mengatasi ledakan infeksi COVID-19 saat ini. Meski begitu, yang paling berperan dalam penanganan krisis pandemi saat ini adalah regulasi yang jelas dari pemerintah dan kepatuhan masyarakat untuk menjalankan protokol 5M. []