Entertainment

Dapat Rehabilitasi, Anji Tetap Terancam Hukuman

BNNP merekomendasikan agar Anji menjalani proses rehabilitasi


Dapat Rehabilitasi, Anji Tetap Terancam Hukuman
Anji saat mengikuti proses perilisan penangkapannya di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (16/6) (Akurat.co, Agussalim)

AKURAT.CO, Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat sudah menerima hasil assessment yang dilakukan terhadap musisi Erdian Aji Prahartanto alias Anji dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNN-P) DKI Jakarta. Hasil assesment itu keluar pada Rabu (23/6) kemarin.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo membenarkan hasil assesment Anji sudah diterima oleh pihaknya. Wibowo mengatakan, suami Wina Natalia itu direkomendasikan untuk menjalani rehabilitasi.

"Baru kami ambil, direkomendasi rehabilitasi," ujar dia Rabu (23/6)

Meskipun direkomendasikan untuk menjalani rehabilitasi, namun mantan vokalis Drive itu masih berada dalam tahanan. Hal tersebut disampaikan oleh Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Ronaldo Maradona Siregar.

"Sekarang masih kita tahan di Polres," kata Ronaldo Maradona Siregar

Menindaklanjuti rekomendasi dari BNNP itu, Ronaldo mengatakan pihaknya akan segera mengurus administrasinya. Setelah itu mereka akan mengirimkan Aji panti rehabilitasi.

"Nanti saya buat surat dulu yang mengacu sama rekomendasi rehabilitasi dari BNNP, baru bisa di bawa(ke rumah rehab)," jelasnya

Sejalan dengan itu, Ronaldo memastikan bahwa proses hukum tetap diterapkan terhadap pelantun Ternyata Cinta tersebut. Kedepannya, pihak Unit 1 Narkoba Polres Metro Jakarta Barat yang menanganinya.

"Tetap berjalan proses hukumnya di tangani oleh Unit 1 Narkoba di bawah pimpinan AKP Harry Gasgari," tukasnya

Sebagai informasi, Anji ditangkap polisi di Kawasan Cibubur, Jakarta Timur, pada Jumat (11/6) lalu. Barang bukti narkotika jenis ganja yang diamankan secara keseluruhan yakni, 30 gram brutto.

Mantan vokalis grup musik Drive itu mendapatkan barang haram tersebut lewat situs online yang berada di Amerika Serikat. Dia memesan barang haram tersebut dari seroang DPO (data pencarian orang), yang oleh pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Barat menyebutnya sebagai Bro.

Atas kasus tersebut Anji telah ditetapkan sebagai tersangka dan disangkakan dengan pasal 111, 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Adapun ancamannya yakni paling rendah empat tahun dan maksimal 12 tahun penjara.

Azhar Ilyas

https://akurat.co