Ekonomi

Dampak Revolusi Industri 4.0, Separuh Pekerjaan Terancam Hilang


Dampak Revolusi Industri 4.0, Separuh Pekerjaan Terancam Hilang
Pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja sudah melakukan pemetaan terkait dengan jabatan-jabatan baru sebagai dampak dari revolusi industri 4.0 (REUTERS)

AKURAT.CO, Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kemenaker Bambang Satrio Lelono mengatakan bahwa pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja sudah melakukan pemetaan terkait dengan jabatan-jabatan baru sebagai dampak dari revolusi industri 4.0

Pasalnya menurut dia tranformasi industri harus bisa menyesuaikan diri dengan kompetensi pasar tenaga kerja.

"Setiap revolusi industri pasti akan menggerus sejumlah pekerjaan, namun revolusi industri juga memunculkan pekerjaan baru," tambah dia.

baca juga:

Dirjen Bambang menambahkan dampak dari revolusi industri 4.0 bisa menggerus 50% dari jumlah pekerjaan yang ada sekarang ini. Meski ia mengatakan tidak khawatir karena setiap perubahan pasti ada peluang pekerjaan yang baru.

Menyikapi industri 4.0 tersebut dibutuhkan pemetaan jabatan-jabatan pekerjaan baru. Seperti misalnya transformasi dari industri otomotif berbahan bakar BBM ke kendaraan listrik.

Pihaknya saat ini sudah mengidentifikasi kompetensi tenaga kerja baru terhadap jabatan-jabatan yang cocok di era disrupsi digital.

Kedepan menurut dia, untuk memberikan solusi terkait dengan implementasi industri 4.0 itu. Pemerintah terus memperkuat pendidikan vokasi bekerja sama dengan industri dan perguruan tinggi maupun sekolah kejuruan. Kemenaker juga menguatkan Balai Latihan Kerja (BLK) yang sesuai dengan kebutuhan industri.[]