Tech

Dampak Covid-19, Jepang jadi Negara Pertama Melakukan Transplantasi Paru-paru

Dampak Covid-19, Jepang jadi Negara Pertama Melakukan Transplantasi Paru-paru
Transplantasi Paru (dok. Asahi)

AKURAT.CO, Para dokter di Rumah Sakit Universitas Kyoto telah melakukan transplantasi paru pertama di dunia dari donor hidup ke pasien yang dipastikan mengidap Covid 19.

Penyakit ini menyebabkan gejala pneumonia yang serius pada pasien wanita bahkan setelah tiga bulan pengobatan, sehingga keputusan diambil untuk mentransplantasikan bagian paru-paru suami dan anak perempuan tersebut kepadanya.

Menurut pejabat rumah sakit, wanita itu tinggal di wilayah Kansai dan terjangkit Covid-19 menjelang akhir tahun lalu. Masalah pernapasannya pun memburuk.

baca juga:

Dia ditempatkan pada perangkat oksigenasi membran ekstrakorporeal (ECMO), yang mengalirkan darah melalui paru-paru buatan.

Tetapi paru-parunya terus menyusut dan mengeras bahkan setelah dipastikan virus Corona telah musnah dari dirinya.

Tanpa tanda-tanda kondisi wanita tersebut telah membaik, anggota keluarga dengan sukarela menyumbangkan bagian dari paru-parunya karena wanita tersebut tidak memiliki masalah organ lain dan dalam keadaan sadar.

Dia dipindahkan ke Rumah Sakit Universitas Kyoto pada 5 April dan transplantasi dilakukan dua hari kemudian. Dia sekarang pulih di unit perawatan intensif, dan diharapkan meninggalkan rumah sakit dalam waktu sekitar dua bulan dan melanjutkan kehidupan sebelumnya dalam waktu tiga bulan.

Dilansir dari asahi.com, kondisi suami dan putrinya pun baik-baik saja. Diketahui terdapat kasus transplantasi paru-paru di Cina dan Barat kepada pasien Covid-19, tetapi itu berasal dari donor yang bersertifikat mati otak.

Dengan ketersediaan donor mati otak yang sangat rendah di Jepang, pejabat Rumah Sakit Universitas Kyoto mengatakan transplantasi dari donor hidup adalah pilihan yang lebih mudah tersedia bagi pasien.

Tetapi satu syarat adalah penerima tidak memiliki masalah kesehatan yang sudah ada sebelumnya. Karena pasien yang ditempatkan pada perangkat ECMO biasanya memiliki kondisi yang mendasarinya, penggunaan transplantasi dari donor hidup diharapkan sangat dibatasi.

Azhar Ilyas

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu