Rahmah

Dalil Kewajiban Seorang Muslim Menghadiri Walimah

Walimah memiliki manfaat sebagai media informasi bahwa seseorang sudah menikah


Dalil Kewajiban Seorang Muslim Menghadiri Walimah
Ilustrasi walikah pernikahan (Pexels/Jeremy Wong )

AKURAT.CO Sudah merupakan tradisi di negara kita bahwa ketika datang waktu walimah, baik walimah khitan (sunatan), walimah al-'ursy (pernikahan), dan lain sebagainya, maka seseorang yang memiliki hajat mengundang mereka tetangga dan orang-orang terdekat untuk menghadirinya.

Memenuhi undangan pernikahan sendiri merupakan hak tiap Muslim sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ قِيْلَ: مَا هُنَّ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟، قَالَ: إِذَا لَقِيْتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ، وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ، وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْ لَهُ، وَإِذَا عَطِسَ فَحَمِدَ اللهَ فَشَمِّتْهُ، وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ، وَإِذَا مَاتَ فَاتَّبِعْهُ (رَوَاهُ مُسْلِمٌ)

Artinya: "hak orang muslim atas lainnya ada enam perkara yakni, bila bertemu maka ucapkanlah salam kepadanya, bila diundang maka penuhilah, bila minta nasihat (kebaikan) maka berikah nasihat, bila dia bersin dan membaca hamdalah maka doakanlah (yarhamukallah dan orang yang bersin membalas doa yahdikallah), bila ia sakit maka jenguklah dan bila ia meninggal maka iringkanlah." (HR. Muslim).

Kewajiban memenuhi resepsi atau walimah juga disebutkan dalam hadis riwayat Ibnu Umar bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:

إذا دعي أحدكم إلى الوليمة فليأتها

Artinya: "Idzaa du'iya ahadukum ilalwaliimati falyatiiha." (HR. Bukhari).

Itulah dalil kewajiban menghadiri undangan atau walimah dalam kacamata Islam. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin.[]

Sumber: NU Online