Olahraga

Dalih Praven/Melati Usai Dipecundangi Ganda Denmark di Babak Kedua

Rentetan hasil mengecewakan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti berlanjut.


Dalih Praven/Melati Usai Dipecundangi Ganda Denmark di Babak Kedua
Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti ketika dikalahkan pasangan Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje di babak pertama Indonesia Terbuka 2021. (BADMINTON PHOTO/Erika Sawauchi)

AKURAT.CO  Rentetan hasil mengecewakan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti berlanjut. Kali ini, pasangan unggulan ini harus kandas di babak pertama Indonesia Terbuka 2021.

Dalam pertandingan yang berlangsung di  International Convention Center, Bali, pada Kamis (25/11/21), Praveen/Melati dipecundangi oleh wakil Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje dengan skor 21-23 dan 14-21.

Kekalahan itu menjadi yang pertama bagi Praveen/Melati dari empat pertemuan dengan pemain ranking 15 dunia asal Denmark tersebut.

Beruntung, Praveen/Melati mendapatkan kemudahan melaju ke babak kedua turnamen level super 1000 tersebut tanpa harus berkeringat. Pada Rabu (24/11/21), lawan Praveen/Melati yakni Yukiro Nishikawa/Saori Ozaki memutuskan mundur dari pertandingan akibat cedera. Hal itu secara otomatis membuat Praveen/Melati melaju mulus setelah 1 menit bermain.

Namun, pada akhirnya langkah Praveen/Melati harus kandas di babak kedua Indonesia Terbuka 2021. Sejak menit pertama  bermain, Praveen/Melati bermain tertekan saat berhadapan dengan Mathias Christiansen/Alexandra Boje.

“Pertahanan mereka sangat rapat dan beberapa kali kami mencoba menyerang, malah tidak tembus,” ucap Melati melansir laman Antara.

“Kami sudah mengeluarkan strategi permainan terbaik kami. Kalau dari saya, perlu diperbaiki tenaga yang harus dikuatkan dan permainan individunya perlu diperbaiki.” sambungnya.

Kekalahan atas Mathias Christiansen/Alexandra Boje ini menjadi rangkaian hasil buruk dari partisipasi Praveen/Melati di turnamen Indonesia Badminton Festival 2021.

Pada Indonesia Masters 2021 yang berlangsung 16-21 November 2021 di Bali, Praveen/Melati bahkan harus tersingkir di babak pertama oleh wakil India yakni Dhruv Kapila/Reddy N. Sikki dengan skor 11-21, 20-22.

Belum lagi turnamen-turnamen yang lain, lebih tepatnya sepanjang turnamen pasca Praveen/Melati menjuarai All England 2020, keduanya dinilai memiliki penurunan performa.Karena penurunan prestasi itu, bahkan banjir kritikan didapat dari beberapa pihak, termasuk pelatih bulutangkis ganda campuran pelatnas PBSI yakni Nova Widianto.

Nova Widianto menilai bahwa Praveen/Melati tidak memiliki daya juang dan tanggung jawab usai tersingkir di Indonesia Masters 2021 pekan lalu.

"Terus terang, saya sangat kecewa dengan penampilan mereka, seolah tidak ada daya juang, padahal lawan yang dihadapi itu (Kapila/Reddy) kan levelnya dua tingkat di bawah mereka. Harusnya bisa menang," ungkap Nova Widianto ke media.

"Ini bukan masalah komunikasi. Mereka ini (Praveen/Melati) ada masalah yang harus diselesaikan. Saya tegaskan, jangan bawa masalah pribadi ke lapangan.” sambung Nova WIdianto menegaskan.

Meski tumbang di babak kedua Indoensia Terbuka 2021, Praveen/Melati secara matematis lolos BWF World Tour Finals 2021. Melansir Twitter @badmintalk, kepastian kelolosan Praveen/Melati didapat usai keduanya melangkah ke babak dua Indonesia Open.

Sementara pesaingnya berguguran lebih awal, yakni Rinov Rivaldy/Phita Haningtyas Mentari dan Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie.Setidaknya, tampil di BWF World Tour Finals 2021 adalah ajang yang tepat bagi Praveen/Melati untuk bisa mengukir prestasi dan kembali ke jalur kemenangan yang dirindukan.[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com