Olahraga

Dalih Ancelotti Usai Madrid Dipecundangi Klub Debutan Liga Champions

Real Madrid secara mengejutkan takluk dari Sheriff dengan skor 1-2 di laga kedua Liga Champions.


Dalih Ancelotti Usai Madrid Dipecundangi Klub Debutan Liga Champions
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti ketika menyaksikan timnya bertanding melawan Sheriff di ajang Liga Champions 2021-2022. (Getty Images/David S. Bustamante)

AKURAT.CO, Real Madrid secara mengejutkan takluk dari Sheriff di laga kedua Liga Champions 2021-2022. Pelatih Carlo Ancelotti pun membeberkan penyebab kekalahan timnya dari klub debutan di Liga Champions 2021-2022 itu.

Saat ini, Madrid duduk di puncak La Liga, unggul satu poin dari Real Sociedad yang berada di posisi kedua dan tiga poin dari Sevilla yang berada di posisi ketiga dan Atletico Madrid yang berada di posisi keempat, juara musim lalu. 

Dalam pertandingan Grup D yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Rabu (29/9) dini hari WIB, justru tim tamu yang memimpin lebih dulu pada menit ke-25.

Sheriff dengan cepat melakukan serangan balik sebelum berhasil dieksekusi oleh Djasur Yakhshibaev untuk mencetak gol. Namun, Madrid berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan pada menit ke-65 melalui penalti.

Justru Karim Benzema yang mengonversi penalti.  Tapi itu belum berakhir; Sheriff berhasil kembali memimpin dan memenangkan pertandingan pada menit ke-89 melalui Sebastien Thill.

“Kami bermain dengan menggunakan pola 4-4-2 hari ini. Kami memiliki Vinícius di sebelah kiri dan kemudian Valverde dan Hazard dan Nacho bertukar di sebelah kanan. Kami tidak bermain 4-3-3 karena kami sering memainkan 4-4-2 dengan Hazard. Saya pikir Camavinga terbiasa bermain di sana [sebagai bek kiri] karena dia sering bermain di sana ketika dia masih muda," jelasnya.

"Kami memiliki kendali atas pertandingan pada saat itu sehingga kami bisa membuat Valverde mendorong maju dari full-back dan kami memiliki Rodrygo bermain bebas dan kemudian dua striker. Saya juga mengganti dua gelandang tengah untuk menambah kesegara," sambungnya.

Pertandingan berlangsung terkendali di babak kedua. Ancelotti tidak berpikir akan mengalami kekalahan karena menempatkan Camavinga di bek kiri. 

"Kami kalah karena sedikit nasib buruk dan margin yang bagus. Itu bisa menjadi pelajaran yang baik untuk masa depan, bahwa kami telah kehilangan yang satu ini ketika kami tidak pantas mendapatkannya," katanya.

“Kami lebih sedih daripada khawatir. Kami bermain dengan intensitas, komitmen. Kami kalah karena detail kecil. Tim bermain bagus, tapi kami bisa lebih tepat di sepertiga akhir. Sulit untuk dijelaskan. [Sheriff] bertahan dengan baik dan tahu bagaimana menjadi penentu dengan detail-detail kecil," sambungnya.

Dengan hasil tersebut, untuk sementara Sheriff berhasil memuncaki klasemen Grup D setelah mengumpulkan enam poin. Unggul tiga poin dari Los Blancos -julukan Madrid-. Disusul Inter Milan dan juga Shakhtar Donetsk.[]