News

Dalami Korupsi Bupati Banjarnegara Nonaktif, KPK Panggil Sejumlah Pengusaha

KPK memeriksa sejumlah pengusaha mendalami perkara dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara.


Dalami Korupsi Bupati Banjarnegara Nonaktif, KPK Panggil Sejumlah Pengusaha
Tersangka kasus korupsi Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengenakan rompi tahanan tiba di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/9/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah pengusaha mendalami perkara dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara, Jawa Tengah tahun 2017-2018. Mereka diperiksa untuk tersangka Bupati Banjarnegara nonaktif Budhi Sarwono (BS) dan Kedy Afandi (KA) dari pihak swasta/orang kepercayaan Budhi.

"Hari ini, pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Banjarnegara tahun 2017-2018 untuk tersangka BS dan KA," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (21/10/2021).

Sejumlah saksi yang diperiksa adalah Nursidi Budiono selaku Direktur CV Karya Bhakti, Hadi Suwarno selaku Presiden Direktur PT Adi Wijaya, Siti Rustanti selaku Direktur CV Puri Agung, dan Mistar selaku pengemudi/sopir PT Bumi Redjo.

"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah, Jalan Raya Semarang-Kendal Km 12, Semarang," papar Ali.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan dua tersangka terkait kasus tersebut, yaitu Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono (BS) dan Kedy Afandi (KA) yang merupakan orang kepercayaan Budhi.

KPK menetapkan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan gratifikasi. Penetapan tersangka setelah penyidik melakukan serangkaian penyidikan mulai pemeriksaan saksi dan penggelahan di sejumlah tempat.

"Ditemukan bukti yang cukup. Ada dua tersangka yaitu BS Bupati Banjarnegara 2017-2022 dan KA dari swasta," kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam siaran resminya, Jakarta, Jumat (3/9/2021).

Dalam mendalami perkara ini KPK telah menggelar penggeledahan di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Hasilnya, tim penyidik mengamankan barang bukti berupa dokumen dan alat elektronik dari penggeledahan tujuh lokasi berbeda.

Pada Sabtu (9/10/2021), tim penyidik KPK telah menggeledah empat lokasi, yakni rumah kediaman dari pihak-pihak yang terkait dengan perkara yang berada di Temanggungan Kalipelus, Bandingan Rakit, Desa Parakancanggah, dan Desa Twelagiri.

Lalu pada Senin (11/10/2021), tim penyidik KPK menggeledah tiga lokasi, yaitu Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Banjarnegara, ruang unit kerja pengadaan barang dan jasa (UKPBJ), dan rumah kediaman dari pihak terkait di Kelurahan Parakancanggah, Kabupaten Banjarnegara.[]