News

Dalami Kasus Korupsi PDPDE Gas Sumsel, Kejagung Periksa Adik Alex Noerdin

Kasus dugaan korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Gas Sumsel periode 2010-2019, terus didalami.


Dalami Kasus Korupsi PDPDE Gas Sumsel, Kejagung Periksa Adik Alex Noerdin
Gedung Bundar Jampidsus. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Kasus dugaan korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Gas Sumsel periode 2010-2019, terus didalami oleh Kejaksaan Agung.

Tim penyidik pidana khusus pada Senin (27/9/2021) memeriksa saksi inisial JN. JN selaku Direktur PT Grita Artha Kreamindo, tak lain adalah Joes Noerdin, adik tersangka Alex Noerdin. Saksi lain yang diperiksa adalah AK, yang merujuk kepada Arief Kadarsyah selaku Direktur Utama (Dirut) PDPDE Sumsel.

"Kedua saksi tersebut diperiksa terkait Berita Acara Pemeriksaan (BAP) lanjutan terkait keempat tersangka korupsi PDPDE Gas Sumsel," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam rilisnya, Jakarta, Selasa (28/9/2021).

Pemeriksa saksi, kata Leo, untuk melengkapi bukti dan fakta hukum dalam kasus pembelian gas bumi PDPDE Sumsel. Sesuai dengan apa yang saksi lihat dan dengar.

Sekadar informasi, pada 16 September 2021, Kejaksaan Agung menjebloskan mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin ke penjara. Alex ditetapkan tersangka dugaan Korupsi Pembelian Gas Bumi dalam Perusahaan Darerah Pertambangan dan Energi Sumatera Selatan (PDPDE Sumsel).

Tersangka lain yang juga ditahan berinisial MM. MM adalah direktur PT DKLN dan Komisaris di PDPDE Sumsel.

Sekitar pukul 15.25 WIB sore Alex Noerdin digelandang ke mobil tahanan untuk selanjutnya ditahan di Rutan Salemba Cabang KPK. Mengenakan rompi merah muda bertuliskan tahanan, Alex terlihat pasrah.

Alex ditahan Rutan KPK, sedangkan MM ditahan, Rutan Salemba Cabang Kejagung.

"Keduanya ditahan selama 20 hari ke depan," ucap Leo.