Rahmah

Daftar Sahabat Nabi yang Termasuk Assabiqunal Awwalun, Catat Yuk!

Daftar Sahabat Nabi yang Termasuk Assabiqunal Awwalun, Catat Yuk!
Ilustrasi Sahabat Nabi (Bincang Syariah)

AKURAT.CO Pada masa awal didakwahkan secara sembunyi-sembunyi, Rasulullah SAW mengajak masuk Islam dari kalangan terdekat, seperti keluarga, para sahabat, serta orang-orang dekat lainnya. Mereka yang memeluk Islam pada masa awal penyebarannya kemudian disebut sebagai as-Sabiqunal Awwalun (para pendahulu yang masuk Islam).   

Dilansir dari NU Online, verikut daftar nama-nama as-Sabiqunal Awwalun yang terbagi dalam tiga angkatan, sebagaimana dijelaskan oleh Dr. Ali Muhammad as-Shallabi dalam kitabnya, as-Sîratun Nabawiyyah ‘Ardhu Waqâ’i’ wa Tahlîl al-Ahdâts.

Angkatan pertama:

baca juga:

Orang-orang yang masuk angkatan pertama masuk Islam adalah Sayyidah Khadijah, Ali bin Abi Thalib, Zaid bin Haritas, putri-putri Rasulullah, dan Abu Bakar as-Shiddiq radhiyallâhu ‘anhum.

Putri-putri Rasulullah SAW.

Sebagai orang yang setiap hari melihat kepribadian ayahnya yang begitu mengagumkan, putri-putri Rasulullah saw segera mengikuti agama yang dibawa oleh ayah mereka. Mereka adalah Zainab, Ummu Kultsum, Fathimah, dan Ruqayyah radhiyallahu ‘anhunna.

Angkatan kedua:

Orang-orang yang masuk Islam pertama atau as-Sabiqunal Awwalun dalam angkatan kedua ini adalah Abu Ubaidillah bin Al-Jarrah, Abu Salamah bin Abdul Asad, Arqam bin Abul Arqam, Utsman bin Madz’un, Ubaidah bin Al-Harits, Said bin Zaid, Quddamah bin Madz’un, Abdullah bin Madz’un, Fathimah binti al-Khattab (saudara perempuan Umar bin al-Khattab), Asma binti Abu Bakar, dan Khabbab bin al-Arat radhiyallâhu ‘anhum.

Angkatan ketiga:

Pada periode angkatan ini, jumlahnya lebih banyak dari angkatan-angkatan sebelumnya. Menurut Ibnu Ishaq, jumlah mereka lebih dari 40 orang. Di antara mereka adalah Umair bin Abu Waqqash, Abdullah bin Mas’ud, Mas’ud bin Al-Qari, Sulaith bin ‘Amru, Hathib bin Amru, Ayyasy bin Abu Rabi’ah, Asma binti Salamah, Khunais bin Hudzafah, Amir bin Rabi’ah, Abdullah bin al-Jahsy, radhiyallâhu ‘anhum, dan masih banyak lagi. Untuk melihat secara detailnya, silahkan baca as-Sîratun Nabawiyah karya Dr. Ali Humammad as-Shallabi halaman 91.

Manurut as-Shallabi, orang-orang pertama yang masuk Islam rata-rata dari kalangan terpandang. Bukan dari kalangan berstatus sosial rendah, sehingga mengesankan ‘masuk Islam hanya karena inigin lebih mapan secara ekonomi’, sebagaimana diasumsikan oleh beberapa sejarawan. 

Itulah golongan orang-orang yang masuk Islam pada masa awal-awal Islam yang kemudian disebut as-Sabiqunal Awwalun. Semoga bermanfaat. Wallahu A'lam Bishawab. []

Sumber: Nu Online