Olahraga

Daddies tak Mau Berambisi, Sedikit Tenang karena ada Minions

Olimpiade Tokyo 2020 adalah olimpiade ketiga bagi Hendra/Ahsan di mana satu dari dua sebelumnya dilakukan dengan pasangan yang berbeda.


Daddies tak Mau Berambisi, Sedikit Tenang karena ada Minions
Dua atlet ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon dan Mohammad Ahsan, dalam sesi latihan di Kumamoto, Jepang, 13 Juli lalu.

AKURAT.CO, “Saya tidak mau terlalu ambisius,” kata Mohammad Ahsan tentang target yang ingin dicapainya di Olimpiade Tokyo 2020 sebagaimana dipetik dari laman BWF, Minggu (17/7).

Cukup beralasan mengingat Olimpiade Tokyo bukanlah olimpiade pertama bagi Ahsan dan pasangannya, Hendra Setiawan. Belajar dari pengalaman kegagalan di Olimpiade Rio De Janeiro 2016 di mana mereka bahkan tersingkir sejak penyisihan, Ahsan tak ingin terburu-buru.

“Selangkah demi selangkah saja. Targetnya medali saja. Ketika kami di sana (Olimpiade Tokyo) kami harus menjalaninya selangkah demi selangkah karena sejak awal apapun bisa terjadi,” kata Ahsan.

“Hal yang sama seperti di (Olimpiade) 2016 bisa terjadi lagi. Bahkan ketika kami sudah sering mengalahkan beberapa pasangan, di olimpiade kami bisa kalah. Saya merasa apapun mungkin, jadi kami perlu bersiap-siap.”

Terlepas dari kondisi pandemi virus corona (Covid-19), Hendra/Ahsan tahun ini boleh sedikit tenang karena mereka bukan satu-satunya wakil Indonesia di nomor ganda putra. Selain mereka adalah duet ganda putra ranking satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, yang punya julukan The Minions.

“Kami hanya ingin menjaga fokus dan berosiap lebih baik dan menikmati pertandingan ketika kami di sana. Pasti ada tekanan. Pasti. Mungkin waktu itu (Rio 2016) kami tidak bisa bangkit karena tekanan,” kata Hendra.

“Sekarang, kami lebih rileks. Indonesia punya dua pasangan ganda putra dan karena itu, otomatis memengaruhi kondisi psikologis kami. Punya dua pasangan lebih baik dari pada cuma satu yang bertanding di olimpiade.”

Sejalan dengan usia mereka sebagai atlet berpengalaman, olimpiade jelas bukan pengalaman baru bagi The Daddies–julukan Hendra/Ahsan. Masing-masing sudah tampil dua kali dan Hendra bahkan pernah meraih medali emas ketika berpasangan dengan Markis Kido di Beijing 2008.

Adapun Ahsan pertama kali turun di olimpiade adalah di London 2012 di mana ketika itu ia berpasangan dengan Bona Septano. Ketika itu langkah mereka terhenti di perempat final oleh pasangan asal Korea Selayan. Jung Jae-Sung/Lee Yong Dae.

“Saya berharap kami bisa menikmati penampilan kami di olimpiade. Semoga kami bisa menunjukkan strategi dan kemampuan kami. Hal terpenting adalah kami menikmati pengalaman olimpiade, bekerja keras dan berdoa,” kata Ahsan.[]