Rahmah

Dadang Kahmad Sebut Media Sosial Jadi Tantangan Muhammadiyah

Dadang Kahmad berharap gerakan dakwah Muhammadiyah segera merambah ke media sosial.


Dadang Kahmad Sebut Media Sosial Jadi Tantangan Muhammadiyah
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Dadang Kahmad (tvMu)

AKURAT.CO Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Dadang Kahmad menganggap penggunaan media sosial di kalangan Muhammadiyah saat ini masih sangat masih rendah. Hal itu dikarenakan pada pimpinan-pimpinan didominasi oleh generasi tua yang sangat awam dan juga masih asing terhadap media sosial. 

"Dakwah-dakwah Muhammadiyah masih dalam bentuk fisik. Harus bertemu di masjid, di majelis taklim," ujar Dadang saat menjadi Keynote Speaker dalam acara Muhammadiyah's Influencer SPEAK UP 'Dakwah Islam Wasathiyyah di Media Sosial, Sabtu (25/9/2021).

Dalam pemaparannya, Dadang meminta kepada pihak Muhammadiyah untuk mensetting ulang gerakan dakwah Muhammadiyah. Ia berharap gerakan dakwah Muhammadiyah segera merambah ke dunia digital seperti media sosial yang hari ini perkembangannya begitu pesat.

Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Surat An-Nahl ayat 125 yang berbunyi:

 اُدْعُ اِلٰى سَبِيْلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُۗ اِنَّ رَبَّكَ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيْلِهٖ وَهُوَ اَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ

Artinya: "Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk,".

Bil Hikmah, kata Dadang, sengaja didahulukan supaya menjadi perhatian manusia bahwa dakwah harus menggunakan media ilmu pengetahuan yang berkembang. Ini menjadi salah satu dasar yang mengharuskan untuk merubah dan menggunakan media media online serta media media lain dalam berdakwah.

Dadang kemudian mengutip sebuah Quotes dari pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan yang menyebut bahwa, 'Muhammadiyah sekarang ini, lain dengan Muhammadiyah yang akan datang. Maka teruslah kamu bersekolah, menuntut ilmu pengetahuan dimana saja. Jadilah guru, kembalilah kepada Muhammadiyah, jadilah master, insinyur dan lain-lainnya dan kembalilah kepada Muhammadiyah'.

Menurut Dadang, sosok KH Ahmad Dahlan sangat melihat prediksi kedepan akan berlainan dengan kondisi yang lalu. Termasuk dalam dakwah, kepribadian, dan juga sikap-sikap yang harus disesuaikan dengan perkembangan zaman.

Lebih dari itu, lanjut Dadang, Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa anakmu itu zamannya berbeda dengan kamu. Oleh karena itu cara mendidik dan mengedukasi anak memiliki cara yang berbeda.

"Sejak ditemukan internet tahun 90-an itu berubah sangat luar biasa. hubungan antar manusia tidak seperti dulu, bersifat fisik, tapi berubah bersifat ritual dan digital," pungkas Dadang.[]