Entertainment

Curhat Prilly Latuconsina Dibully Hingga Ingin Bunuh Diri

Prilly Latuconsina mengaku mengalami perundungan karena banyak hal.

Curhat Prilly Latuconsina Dibully Hingga Ingin Bunuh Diri
Prilly Latuconsina. (Instagram/@prillylatuconsina96)

AKURAT.CO, Prilly Latuconsina meniti kariernya di industri hiburan Tanah Air sejak usia belia. Ternyata, saat masih remaja Prilly pernah merasa tertekan hingga ingin bunuh diri.

Pengalaman ini ia bagikan saat menjadi bintang tamu podcast Denny Sumargo. Pemain film Danur itu mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan bullyan atas banyak hal saat masih berusia 18 tahun.

"Karena aku orangnya cuek, terus aku juga orangnya tidak terlalu menjaga penampilan. Sehingga jadinya akumulatif kan, dibully masalah fashion, dibully masalah pemberitaan-pemberitaan yang ada padahal enggak tahu itu pemberitaan datangnya dari mana," ujar Prilly Latuconsina dikutip dari video di kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Rabu (10/08).

baca juga:

Pada waktu itu, nama Prilly Latuconsina meroket karena sinetron Ganteng-ganteng Serigala yang ia bintangi. Prilly beradu akting dengan Aliando dalam sinetron tersebut.

"Terus waktu itu juga aku karena sinetronya meledak, terus dipasangkan sama pasangan aku pada saat itu. Tiba-tiba orang menuntut aku harus pacaran sama dia, padahal aku punya kehidupan normal yang lain," beber Prilly Latuconsina.

"Waktu itu kan pasangan aku kan waktu sinetron dipasangin sama Aliando kan. Jessica Mila sama Kevin Julio, aku sama Aliando orang nge-ship gitulah. Kayak 'pacaran dong' segala macem," lanjutnya.

Mencoba berpikiran positif, Prilly mengatakan bahwa aktingnya saat itu berarti bisa membuat penonton terbawa suasana. Namun, tidak dipungkiri ada perasaan mendapat banyak tekanan.

"Apa aja jadi berita dan dipaksa untuk memenuhi bisa ekspektasi orang," katanya.

Saat ia tidak melakukan apa yang 'dituntut' mantan kekasih Maxime Bouttier ini mendapatkan bullyan. Saat mendapatkan pemberitaan negatif, Prilly merasa harus melindungi hati anggota keluarganya.

"Merasa bersalah aja, orang tua harus lihat buka tv ada pemberitaan anaknya, enggak enak dong. Jadi omongan orang, itu yang jadi pressure buat aku," tuturnya.

Lebih lanjut, saat pikiran untuk mengakhiri hidup itu datang, Prilly sendiri justru terpikirkan akan hal lain. Ia memikirkan cara yang tidak sakit.

"Jadi pada saat itu mau bunuh diri gini, ini kalau dibikin film komedi lucu kali ya. 'Ya Allah aku mau mati aja, tapi aku takut sakit', gitu," ujar Prilly sambil tertawa.

Prilly Latuconsina mengatakan ia bisa tertawa menceritakan pengalaman tersebut karena sudah berhasil melewatinya. Padahal saat itu, ia betul-betul merasa depresi sampai tidak keluar kamar.

"Aku empat hari enggak keluar kamar, enggak mau makan, mamaku sampe nangis-nangis ngeliat aku. Takut buka Instagram, kan dulu enggak bisa off comment," kenang Prilly Latuconsina.

Pada akhirnya Prilly Latuconsina menyadari tidak ada gunanya mengakhiri hidup karena penilaian dari orang lain yang tidak benar. Karena yang tahu hanya diri sendiri. Sosok orang tua membantunya melewati fase terpuruk itu.[]