Ekonomi

Curhat Pernah Jadi Korban Bank Syariah, OJK Bakal Panggil Jusuf Hamka

OJK akan memanggil pengusaha Jusuf Hamka, untuk mengklarifikasi pernyatannya terkait perbankan syariah di media massa.


Curhat Pernah Jadi Korban Bank Syariah, OJK Bakal Panggil Jusuf Hamka
Fakta Jusuf Hamka (Instagram/jusufhamka)

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bakal memanggil pengusaha Jusuf Hamka, untuk mengklarifikasi pernyataannya terkait perbankan syariah di media massa. Pemanggilan ini sesuai tugas OJK dalam melindungi konsumen sektor jasa keuangan.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan pemanggilan Jusuf Hamka akan dilakukan dengan segera, sehingga permasalahan tidak berlarut-larut dan menimbulkan citra buruk terhadap perbankan dalam negeri, khususnya perbankan syariah.

"Kami akan memanggil yang bersangkutan untuk mengklarifikasi apakah benar pernyataannya seperti itu," ucapnya.

Wimboh pun meminta nasabah yang memiliki permasalah dengan perbankan, seperti yang dialami oleh Jusuf Hamka, bisa melakukan pengaduan ke OJK lewat bagian perlindungan konsumen.

"Jadi langkah-langkahnya seperti itu, bila merasa dizalimi atau ada sengketa dengan perbankan, bisa diselesaikan lewat OJK. Kami akan membantu mediasi. Kami sangat terbuka bila ada masalah-masalah," kata Wimboh.

Sebagai informasi, pengusaha nasional di sektor jalan tol, Jusuf Hamka mengaku mempunyai pengalaman buruk di bank syariah swasta. Pasalnya hal ini dirasakan langsung Jusuf Hamka ketika ingin melunasi utang perusahaan kepada bank syariah swasta tersebut.

Namun, Jusuf Hamka enggan menyebut nama bank syariah swasta tersebut. Dia menuturkan, tindakan pemerasan terjadi saat proses pembayaran utang perusahaan senilai Rp800 miliar.

Awalnya, pada Maret 2021, Jusuf mengirimkan uang senilai Rp795 miliar kepada bank syariah swasta tersebut untuk melunasi utang. Anehnya, uang yang dikirim justru menggantung di rekeningnya dan tanpa diproses bank. Selain itu juga bunga utang tetap berjalan hingga dua bulan.

"22 Maret (2021) saya kirim lah Rp795 miliar kira-kira, untuk melunasi utang tersebut, tahu-tahu uang saya masuk di rekening. Biasanya kan karena ini sindikasi jadi ada agent bank tersebut juga, uang saya tidak didebet langsung. Tidak dibayarkan kepada utang, padahal saya sudah kasih surat kami untuk instruksi pembayaran utang," ujar Jusuf Hamka dalam Podcast Deddy Corbuzier, Jakarta, Sabtu, (24/7/2021).

Hal ini yang membuat Jusuf Hamka merasa aneh dengan bank syariah tersebut. Karena bank syariah tersebut hanya mengambil pembayaran bunganya saja.

"Ini yang aneh, tapi dia bisa terus ambil uang saya. Diambil untuk agent subtitusi fee Rp1 miliar, uangnya diambil untuk bunga tersebut. Tapi uang saya di sana kok. Lalu saya kasih instruksi. Kalau emang kamu enggak mau dibayar, kembalikan uang saya dong. Dikembalikan tapi cuma Rp690 miliar. Sisanya Rp107 dipegang, alasannya katanya untuk pembayaran bunga dan lain-lain," bebernya.[]