Ekonomi

Curahan Hati Pengusaha Kecil Jika Lockdown Jakarta Jadi Kenyataan

Pemerintah seharusnya memberikan insentif kepada para pengusaha.


Curahan Hati Pengusaha Kecil Jika Lockdown Jakarta Jadi Kenyataan
Pekerja menyelesaikan pembuatan pakaian jadi di sebuah usaha konveksi milik Enca di Curug, Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/3/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Meningkatkan kasus Covid-19 di Indonesia membuat pemerintah berencana akan kembali menerapkan kebijakan lockdown atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga waktu yang ditentukan.

Leo, seorang pengusaha di Tanah Abang menyampaikan apabila benar-benar akan diterapkannya kembali PSBB atau lockdown, pemerintah seharusnya memberikan insentif kepada para pengusaha.

"Mengapa perlunya insentif bagi pengusaha? Sebab nih ya, jujur saya termasuk salah satu pengusaha yang punya konveksi ditambah dengan sewa toko yang jangka bayarnya itu harus per bulan ya coba saja ditotal jumlahnya hasilnya enggak sedikit yang harus dikeluarkan melihat pemasukan yang tak menentu per harinya," ucapnya saat dihubungi Akurat.co, Jakarta, Selasa (22/6/2021).

Intinya, ia lebih memilih pemerintah memberikan insentif dan bansos yang tepat sasaran. Sebab, kata Leo, jika dilihat dengan kondisi saat ini, pemerintah lebih banyak wacana ketimbang realisasinya di lapangan.

"Lockdown is okay, enggak apa-apa lockdown. Tapi kira-kira pemerintah bisa jamin hidup rakyatnya tidak sesuai dengan UUD 1945?" ucapnya.

Senada dengan Leo, Susi salah satu pengusaha mikro di Ciledug, Tangerang, menyampaikan dengan adanya kebijakan PSBB sebetulnya boleh saja dilakukan. Namun dengan catatan, insentif harus diberikan secara merata kepada seluruh pelaku usaha. Sebab, seperti yang sudah diketahui dengan adanya Covid-19 ini dipastikan membuat pemasukan dari penjualan menjadi menurun.

"Nah dengan adanya pemberian insentif secara menyeluruh tersebut diharapkan bisa menjadi angin segar sih bagi para pelaku usaha seperti kami yang lagi berjuang agar usahanya tetap hidup. Sebab kita tidak tahu sampai kapan pandemi ini akan berakhir. Oleh karena itu berbagai program bansos, bantuan modal kerja UMKM, kartu prakerja, subsidi gaji pekerja dapat diteruskan," ucapnya. []