News

Cuma Ada 2 di Dunia, Salah Satu Set Wacinwa Asli Mejeng di Museum Sonobudoyo

Museum Sonobudoyo Yogyakarta memamerkan satu set asli wayang kulit China-Jawa (Wacinwa). Tergolong langka lantaran hanya ada dua set orisinil di dunia.


 Cuma Ada 2 di Dunia, Salah Satu Set Wacinwa Asli Mejeng di Museum Sonobudoyo
Wacinwa Sie Djin Koei ciptaan Gan Thwan Sing yang dipamerkan di Museum Sonobudoyo, Kota Yogyakarta.

AKURAT.CO, Museum Sonobudoyo Yogyakarta memamerkan satu set asli wayang kulit China-Jawa (Wacinwa). Tergolong langka lantaran hanya ada dua set orisinil di dunia ini, sisanya replika.

Satu set wacinwa dipajang melalui pameran bertajuk 'Harmoni Pertunjukan China-Jawa' dalam rangka menyemarakkan perayaan tahun baru Imlek ke-2572.

Sie Djin Koei (Xue Rengui), jenderal China yang paling populer pada masa Dinasti Tang jadi lakon gelaran ini. Dengan varian cerita Tjeng Tang (Menyerbu ke Timur).

baca juga:

Dari tangan Gan Thwan Sing, seorang Tionghoa peranakan yang tinggal di Kota Yogyakarta, wacinwa lahir sekitar tahun 1920.

"Sebelumnya beliau aktif di kesenian di teater segala macam," jelas Ryan Saputra selaku Pemimpin Lapangan Pameran 'Harmoni Pertunjukan China-Jawa', Selasa (2/3/2021).

Wacinwa, menurut Ryan, banyak dipentaskan di kelenteng. Mayoritas warga keturunan Tionghoa yang 'menanggap'. Namun, wacinwa menurut catatan sejarah dinikmati pula oleh masyarakat lokal.

"Karena Gan Thwan Sing punya kemampuan mendalang yang cukup baik, dan dalam Bahasa Jawa juga," lanjut Ryan.

AKURAT.CO/Kumoro Damarjati

Gan Thwan Sing sejak kecil tinggal bersama kakeknya, Gan Ing Kwat. Kakeknya dulu mengajarkannya bahasa, aksara serta cerita-cerita rakyat China yang kemudian jadi dasar cerita dari wacinwa.

Wacinwa setidaknya langgeng sampai tahun 1960. Gan Thwan Sing punya empat kader penerus, salah satunya orang keraton, Raden Mas Pardon, yang penampilannya begitu digandrungi masyarakat Jawa.

Ahada Ramadhana

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu