News

Cuma 32 Eks Karyawan Hotel Ibis Yogyakarta yang Melamar di Manajemen Baru

Cuma 32 Eks Karyawan Hotel Ibis Yogyakarta yang Melamar di Manajemen Baru
Hotel Ibis Malioboro Yogyakarta belum beroperasi pascaberganti manajemen (akurat.co/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO, Sejumlah eks karyawan Hotel Ibis Malioboro Yogyakarta mulai kembali melamar kerja usai diputus kontrak oleh PT Yogya Indah Sejahtera (YIS) selaku pengelola lama hotel 12 September 2022 lalu.

Perwakilan Serikat Pekerja Mandiri Ibis Malioboro Yogyakarta Sutopan Basuki mengatakan, sebagian karyawan lama memilih melamar kerja di manajemen baru Hotel Ibis, yakni PT. Setia Mataram Tri Tunggal.

"Kami mengkoordinir 32 personel (melamar ke manajemen baru)," kata Sutopan saat dihubungi, Jumat (16/9) kemarin.

baca juga:

Sementara, kata Sutopan, sisa eks karyawan Hotel Ibis lainnya kini mencoba peruntungan di tempat lain.

"Sebagian melamar di tempat lain dan ada yang melamar secara mandiri. Soal pertimbangannya, maaf saya kurang tahu pasti," imbuhnya.

Sutopan menyadari bahwa proses rekrutmen dan seleksi adalah sepenuhnya kewenangan PT. Setia Mataram Tri Tunggal. Pihaknya hanya bisa berharap para eks pekerja Hotel Ibis bisa diprioritaskan kembali bekerja.

Sebelumnya diberitakan, ratusan karyawan Hotel IbisYogyakarta dan Mal Malioboro terkena PHK usai Pemda DIY mengambilalih pengelolaan dua asetnya tersebut dari PT. YIS.

Perwakilan Serikat Pekerja Mandiri Ibis Malioboro Yogyakarta Sutopan Basuki mengatakan sekitar 100 karyawan hotel telah menandatangani surat perjanjian PHK dengan PT YIS hari ini.

Sutopan menjelaskan Pemda DIY tak melanjutkan kontrak sewa yang sudah berjalan lebih dari 20 tahun dengan PT YIS. Alhasil, pengelolaan Mal Malioboro dan Hotel Ibis otomatis beralih ke Pemda DIY.

Menurutnya, PT YIS baru mengumumkan pengambilalihan aset oleh Pemda DIY pekan lalu. Ia mengeluhkan sikap manajemen yang mengumumkan kabar PHK secara mendadak. Pasalnya, karyawan tak sempat mencari pekerjaan baru sebelum benar-benar dipecat.

Padahal, mayoritas karyawan adalah tulang punggung keluarga. Apalagi, 40 persen dari total karyawan yang terkena PHK juga hampir memasuki usia pensiun.

Sementara itu PT. Setia Mataram Tri Tunggal menyatakan membuka lebar kesempatan bagi karyawan yang diputus kontrak oleh PT YIS selaku pengelola lama hotel untuk mengikuti rekrutmen dan seleksi.

Karyawan lama yang memenuhi poin-poin jenis pekerjaan yang sama dan kualikatif bisa bergabung dengan manajemen baru. Tetapi mekanisme harus tetap berjalan dan dibuat seadil-adilnya. []