Ekonomi

Cukai Rokok Naik, Denny Siregar: Merokok Itu Sama dengan Berjuang Membela Negara


Cukai Rokok Naik, Denny Siregar: Merokok Itu Sama dengan Berjuang Membela Negara
Denny Siregar (TWITTER/@Dennysiregar)

AKURAT.CO Pemerintah berencana menaikkan target penerimaan cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok menjadi Rp 172,75 triliun pada 2021. Artinya ada kenaikan target penerimaan cukai rokok sebesar 4,71% dari sebelumnya yang sebesar Rp 164,9 triliun.

Kementerian Keuangan mengatakan, kenaikan target penerimaan cukai rokok untuk menambal defisit APBN yang meningkat untuk membiayai penanganan pandemi virus corona atau Covid-19.

Pegiat media sosial, Denny Siregar dalam akun Twitternya turut berkomentar mengenai kenaikan cukai rokok ini. Ia menilai ujung-ujungnya rokok lagi yang menjadi penyelamat penerimaan pemerintah dalam menambal anggaran.

"Akhirnya, rokok juga yang jadi harapan.." cuit @Dennysiregar7 seperti dilansir Akurat.co, Selasa (1/9/2020).

Dia pun mengatakan bahwa merokok sama saja seperti membela negara, karena menyumbang penerimaan bagi APBN.

"Udah gua bilang, khusus di Indonesia, merokok itu sama dengan berjuang membela negara," tegasnya.

Adapun, Kepala Sub Direktorat Tarif Cukai & Harga Dasar Ditjen Bea Cukai Sunaryo dalam Webinar Akurat Solusi beberapa waktu lalu, menyebut ada empat pertimbangan dalam meningkatkan target penerimaan CHT pada 2021. Pertimbangan pertama adalah upaya pengendalian konsumsi rokok.

Pertimbangan kedua terkait dengan optimalisasi penerimaan CHT. Sunaryo mengakui jika peningkatan CHT tak serta-merta akan menaikkan realisasi penerimaan negara. 

"Kalau pemerintah mau pro penerimaan, dengan tarif cukai yang sama, tarifnya rendah, konsekuensinya produksinya banyak," kata Sunaryo.

Denny Iswanto

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu