Ekonomi

Cryptocurrency Jadi Solusi Klub Sepak Bola Brasil untuk Bertahan di Tengah Gejolak Ekonomi

Ekosistem klub sepak bola Brasil memanfaatkan Cryptocurrency untuk mempertahankan diri dari gejolak ekonomi yang melanda dunia.

Cryptocurrency Jadi Solusi Klub Sepak Bola Brasil untuk Bertahan di Tengah Gejolak Ekonomi

AKURAT.CO Akibat kondisi perekonomian global yang terus bergejolak, kesenjangan nilai tukar antara dolar AS dan peso Argentina menjadi semakin buruk. Kondisi ini pun mengkhawatirkan bagi para atlet sepak bola Argentina untuk dapat bergabung dengan tim internasional.

Dilansir dari Cointelegraph, di tengah perekonomian yang semakin menurun, klub sepak bola Brasil mulai melakukan penandatangan pertama pemain sepak bola dengan cryptocurrency.

Hal ini terjadi pada transfer gelandang Giuliano Galoppo dari Klub Atletik Banfield ke Sao Paulo Futebol Clube dengan menggunakan USD Coin (USDC), senilai lebih dari USD6 juta hingga USD8 juta yang tergantung pada nilai tukar peso Argentina yang fluktuatif. Tidak hanya itu, bahkan transfer ini berkemungkinan dilakukan dalam pertukaran kripto Meksiko Bitso.

baca juga:

"Kami sangat bangga bekerja dengan kedua klub ini untuk penandatangan bersejarah Sao Paulo dengan semua kemaanan, trasnparansi, dan fleksibilitas yang ditawakan ekonomi kripto," kata Direktur Bitso di Brasil.

Tentunya, hal ini terjadi karena ada gejolak perekonomian yang tidak pasti. Kesenjangan pada pertukaran nilai antara peso dengan dolar AS terus mengalami peningkatan ini dapat memengaruhi penandatangan pemain sepak bola lokal Brasil dengan tim internasional untuk menegosiasikan kontrak mereka menyesuaikan dengan gaji yang sesuai dengan nilai tukar USD.

Adopsi besar cryptocurrency dalam industri olahraga Brasil merupakan langkah untuk meraih kembali keunggulan kompetitif pemain di pasar di tengah kekacauan ekonomi negara yang tidak stabil.

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi