Olahraga

COVID-19 Serang Piala Amerika 2021 Beberapa Jam Jelang Pembukaan

Venezuela akan menghadapi tuan rumah Brasil di laga pembuka.


COVID-19 Serang Piala Amerika 2021 Beberapa Jam Jelang Pembukaan
Skuad Venezuela saat tiba di Brasil (TWITTER/@SeleVinotinto)

AKURAT.CO, Piala Amerika 2021 baru saja mendapat guncangan setelah setidaknya delapan pemain dari tim nasional Venezuela dinyatakan positif virus corona (COVID-19), beberapa jam jelang laga pembukaan mereka melawan tuan rumah Brasil.

Menteri Kesehatan Brasil, Marcelo Queiroga, mengatakan bahwa delapan pemain Venezuela dan empat pelatih dinyatakan positif pada Jumat (11/6) waktu setempat, tak lama setelah tiba di Brasil.

“Mereka semua baik-baik saja. Mereka semua diisolasi di hotel mereka, bersama dengan orang-orang yang pernah kontak dengan mereka,” katanya Sabtu (12/6).

Konfederasi Sepakbola Amerika Selatan (CONMEBOL) kemudian sedikit memperbarui data jumlah total yang terinfeksi, dengan mengatakan 13 anggota delegasi Venezuela telah dinyatakan positif, tanpa menyebutkan berapa banyak pemain.

Kapten timnas Venezuela, Tomas Rincon mengungkapkan lewat laman Instagram pribadinya, bahwa dia adalah salah satu yang dinyatakan positif terpapar COVID-19.

“Saya dinyatakan positif Covid, saat ini kesehatansaya stabil dan terkendali, saya sangat menyesal tidak bisa mewakili negara saya. Tapi saya harus memprioritaskan kesehatan orang-orang disekitar saya,” tulis Rincon di Instagramnya, @tomasrincon8.

Virus yang menyerang timnas Venezuela itu adalah berita buruk terbaru untuk gelaran yang dikenal dengan nama Copa America itu karena diselenggarakan di wilayah yang dilanda pandemi.

Namun, pendemi ini ternyata tidak bisa memaksa dibatalkannya kejuaraan. CONMEBOL bahkan mengatakan bahwa akan memungkinkan pergantian tim tanpa batas untuk pemain yang absen karena hasil positif COVID-19 atau kontak dengan orang yang terinfeksi.

Venezuela mengatakan telah memanggil 15 pemain baru sebagai pengganti darurat. Namun, kasus ini menambah rapor buruk pada penyelenggara yang sudah menghadapi penarikan sponsor dan serangkaian kritik atas keputusan untuk melanjutkan turnamen meskipun ada pandemi.[]