Lifestyle

Covid-19 Melonjak, Pengelola Kantor dan Pekerja Wajib Patuhi Prokes

Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 terus mengingatkan masyarakat agar tetap patuh menjalankan protokol kesehatan (prokes)


Covid-19 Melonjak, Pengelola Kantor dan Pekerja Wajib Patuhi Prokes
Klaster Corona di perkantoran (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Sudah hampir dua tahun, pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Di Indonesia sendiri, kasus Covid-19 telah menembus angka dua juta kasus pada 21 Juni 2021.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 terus mengingatkan masyarakat agar tetap patuh menjalankan protokol kesehatan (prokes), termasuk di perkantoran.

Kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan harus dilakukan ketika berangkat kerja, berada di tempat kerja, sampai pulang ke rumah, termasuk sebelum masuk kedalam rumah. 

Satgas Nasional pun merekomendasikan beberapa langkah untuk mencegah maupun memutus rantai penularan COVID-19 di ruang publik. 

  • Jika bisa melakukan bekerja di rumah atau work from home (WFH), lakukan WFH.
  • Jika harus bekerja di kantor, pastikan kapasitas ruang kerja terisi 50 persen (atur waktu giliran masuk kantor).
  • Lakukan giliran kedatangan di kantor dengan jeda waktu satu setengah hingga dua jam.
  • Lakukan makan siang dengan memperhatikan kapasitas kantin yang tersedia.
  • Pastikan sirkulasi udara di ruang kerja berjalan lancar.
  • Pastikan kantor menerapkan protokol Kesehatan dan menyediakan fasilitas penunjang implementasi protokol kesehatan.
  • Berikan tugas kepada unit K3 - kesehatan keselamatan kerja, sebagai tim pengawas.
  • Setiap lantai ada tim pengawas apabila memungkinkan.
  • Pelayanan Kesehatan standar dan pemeriksaan secara berkala.
  • Jika ada kasus positif, wajib melakukan contact tracing dengan baik.
  • Tingkatkan kewaspadaan saat naik kendaraan umum menuju dan pulang kantor.
  • Sesampai di rumah, segera mandi dan berganti pakaian.
  • Pemerintah daerah harus melakukan pemantauan dan evaluasi di setiap sektor.
  • Kantor harus transparan dalam penyampaian kondisi lingkungan kerja kantor.

Catatan untuk bagi yang Work Form Office (WFO)

  • Pastikan ruang kerja dapat #jagajarak
  • Wajibkan pakai masker tanpa terkecuali
  • terapkan cek suhu tubuh di pintu masuk
  • Sediakan akses cuci tangan pakai sabun
  • Tidak sediakan makan/minuman saat rapat
  • Bersihkan pendingin ruangan dengan berkala
  • Rutin cek dan bersihkan ventilasi udara

Catatan untuk pekerja agar tetap produktif dan aman dari Covid-19

  • Memastikan diri dalam kondisi sehat sebelum berangkatbekerja. Jika mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek,nyeri tenggorokan, dan/atau sesak nafas tetap di rumah danperiksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabilaberlanjut dan melaporkan pada pimpinan tempat kerja.
  • Selama bekerja selalu menggunakan masker, jaga jarak minimal1 meter, hindari menyentuh area wajah, jika terpaksa akanmenyentuh area wajah pastikan tangan bersih dengan cucitangan pakai sabun dengan air mengalir atau menggunakanhandsanitizer.
  • Melakukan pembersihan dan disinfeksi area kerja yangdigunakan di stasiun/terminal/pelabuhan/bandar udarasebelum dan sesudah bekerja.
  • Berpartisipasi aktif saling mengingatkan untuk melakukanpencegahan penularan COVID-19 seperti menggunakan maskerdan menjaga jarak.
  • Saat tiba di rumah, segera mandi dan berganti pakaian sebelumkontak dengan anggota keluarga di rumah.
  • Bersihkan handphone, kacamata, tas, dan barang lainnyadengan cairan disinfektan.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan PHBS seperti mengkonsumsi gizi seimbang, aktivitas fisik minimal 30- 47 -menit sehari dan istirahat yang cukup dengan tidur minimal 7 jam, serta menghindari faktor risiko penyakit.

Seiring meningkatnya kasus positif Corona di DKI Jakarta, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan akan mengawasi aktivitas di perkantoran. 

"Mulai hari ini ke depan kami menurunkan lebih banyak  petugas untuk melakukan operasi-operasi (pengawasan dan sidak) hingga nantinya pemberian sanksi jika ada pelanggaran," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Rabu (16/6/2021).

"Jadi kami minta, sebelum diberi sanksi, mohon semuanya, unit usaha, unit kegiatan, perkantoran, pabrik, pasar, mal, dan hotel, melakukan prokes secara ketat," ucap Riza.[]