Lifestyle

Coffee on the Road, Konsep Baru Pengusaha Bus Kediri Siasati Masa Pandemi

Coffee on the road adalah sebuah kafe di dalam bus sehingga penumpang bisa menikmati kopi sambil berkeliling Kota Kediri


Coffee on the Road, Konsep Baru Pengusaha Bus Kediri Siasati Masa Pandemi
Ilustrasi Coffee on the Road (TOBIAS KOPKA)

AKURAT.CO, Sejumlah pengusaha di Kota Kediri, Jawa Timur, membuat terobosan usaha untuk menyiasati penurunan omset karena pandemi virus corona yang juga belum mereda di Tanah Air. Salah satunya pengusaha bus asal Kediri, PO Setiawan.

Sumaryono, PIC Coffee on the Road PO Setiawan mengatakan bahwa pada masa pandemi COVID-19, omzet perusahaan memang menurun drastis karena masyarakat dianjurkan untuk tidak bepergian. Bahkan, saat bisa beroperasi pun, jumlah penumpang juga kurang optimal.

"Pandemi memang membuat penumpang kami turun drastis. Ketika pelan-pelan bus mulai beroperasi, penumpang kami yang ke Bali hanya 20-25 persen saja terisi," kata Sumaryono di Kediri, Kamis (29/10).

Ia mengatakan bahwa Bus Setiawan melayani rute Kediri-Bali pergi pulang (PP). Saat pandemi COVID-19, banyak orang dianjurkan untuk tidak bepergian sehingga jumlah penumpang bus PO Setiawan turun drastis. Kalaupun ada yang bepergian, menurut dia, biasanya untuk kepentingan pekerjaan.

Menyiasati hal tersebut, September lalu, PO Setiawan berinisiatif membuat Coffee on the Road. Konsepnya, sebuah kafe di dalam bus sehingga penumpang bisa menikmati kopi sambil berkeliling Kota Kediri.

Pihaknya membuat terobosan baru dengan menyulap bis mirip dengan kafe. Hal tersebut ternyata sangat diminati oleh calon penumpang yang ingin suasana baru, singgah di kafe tetapi di dalam bus. Selain menghidangkan kopi, lanjut Sumaryono, juga terdapat makanan ringan.

"Interior bus kami sulap menjadi kafe dengan kursi-kursi masih tetap kursi bus. Ada bar untuk memproses kopi dari mulai menggiling hingga menyeduh sehingga pelanggan bisa melihat bagaimana kopinya dihidangkan," kata Sumaryono.

Bus beroperasi saat akhir pekan dengan rute berangkat dari Kantor Bus Setiawan, Jalan Kilisuci Nomor 70 Kota Kediri, melewati GOR Jayabaya, Goa Selomangleng, Taman Sekartaji, Jembatan Brawijaya, dan berakhir di Kebun Bibit Kabupaten Kediri, lalu kembali ke Kantor Bus Setiawan. Estimasi waktu tempuhnya sekitar 4 jam dengan harga tiket Rp75 ribu per orang.

Selain keliling Kediri Raya, bus juga melayani rute ke Pujon, Batu. Konsepnya sama, yakni kafe di dalam bus dengan hidangan makanan kecil tanpa makan siang menuju Santera Florist di Pujon. Harga tiketnya Rp150 ribu per orang, termasuk tiket masuk ke Santera Florist.

Sumber: ANTARA

Erizky Bagus

https://akurat.co